Jamuan Makan Donald Trump dan Ratu Elizabeth II Rayakan Persahabatan Abadi AS-Inggris

Selasa, 4 Juni 2019 18:31 Reporter : Merdeka
Jamuan Makan Donald Trump dan Ratu Elizabeth II Rayakan Persahabatan Abadi AS-Inggris Donald Trump bertemu Ratu Inggris Elizabeth. ©REUTERS

Merdeka.com - Presiden Donald Trump memuji 'persahabatan abadi' antara Inggris dan AS ketika menghadiri perjamuan negara dan makan malam di Istana Buckingham, bersama Monarki Britania Raya pada Senin 3 Juni 2019 malam waktu setempat.

Ratu Elizabeth II mengatakan kedua negara sedang merayakan aliansi yang telah memastikan keselamatan dan kemakmuran kedua bangsa selama beberapa dekade, demikian seperti dilansir BBC, Rabu (4/6).

Dalam pidatonya di jamuan makan malam, Donald Trump memuji keberanian rakyat Inggris selama Perang Dunia II dan menyebut Ratu sebagai "wanita hebat". Trump mengakhiri pidatonya dengan bersulang untuk "persahabatan abadi rakyat kita, vitalitas bangsa kita dan pada pemerintahan Yang Mulia Ratu yang telah lama dihargai dan benar-benar luar biasa".

Sang Ratu memuji peran kedua negara dalam menciptakan majelis lembaga internasional yang akan memastikan "kengerian konflik tidak akan pernah terulang".

Presiden Trump berada di Inggris untuk kunjungan kenegaraan selama tiga hari dengan agenda pertemuan bilateral tingkat tinggi dengan PM Theresa May pada Selasa 4 Juni 2019, perjamuan kenegaraan, hingga menghadiri peringatan 75 tahun pendaratan D-Day (atau operasi invasi Sekutu ke Eropa) pada Perang Dunia II

Di Twitter sebelum jamuan, Trump memuji sambutan dari Keluarga Kerajaan sebagai "fantastis" dan mengatakan hubungan dengan Inggris "sangat kuat".

Dia juga mengatakan kesepakatan perdagangan pasca-Brexit dapat terjadi setelah Inggris menghapus "belenggu", menambahkan: "Sudah (saatnya) mulai berbicara!"

Sementara itu, protes skala besar direncanakan di beberapa kota di Inggris saat kunjungan Presiden Trump selama tiga hari, termasuk di London, di mana "demonstrasi nasional" akan dimulai di Trafalgar Square pada pukul 11:00 BST, Selasa 4 Juni 2019.

Pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn --yang memboikot acara makan malam negara di Istana Buckingham-- akan menghadiri dan berbicara di demonstrasi London, seorang juru bicara partai telah mengkonfirmasi.

Sebelumnya, Corbyn mencuit di Twitter, "Protes besok (4/6) terhadap kunjungan kenegaraan Donald Trump adalah kesempatan untuk berdiri dalam solidaritas dengan mereka yang dia serang di Amerika, di seluruh dunia dan di negara kita sendiri - termasuk, pagi ini, Sadiq Khan."

Ketua DPR Inggris (House of Commons) John Bercow dan pemimpin Demokrat Liberal Sir Vince Cable juga memboikot perjamuan negara.

Namun, kerumunan lain adalah pendukung Trump, berkumpul di London. Mereka menyuarakan dukungan terhadap sang presiden dalam lawatannya ke Inggris.

Phillip Butah, dari Essex, mengenakan topi MAGA (Make America Great Again). Dia menggambarkan diri sebagai aktivis Trump. "Kami sangat senang dia ada di sini - kunjungan ini sudah lama tertunda."

Ditanya apa yang mereka harapkan dari kunjungan ini, mereka menjawab: "Penawaran dagang."

Corey Wright, seorang warga AS berusia 25 tahun dari Ohio, yang berada di London sebagai turis, melihat kunjungan itu dengan cara yang sama.

"Saya pikir kunjungan ini baik untuk lingkungan politik," katanya.

"Saya pikir itu perlu dikerjakan dan itulah yang dia lakukan di sini."

Sumber: Liputan6.com [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini