Israel Bunuh 14 Persen Warga Palestina di Gaza, Itu Artinya 306.000 Jiwa atau Sekitar Kali Lipat Lebih dari Data Resmi

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan di Gaza, Israel membunuh sekitar 46.000 warga Palestina selama 15 bulan perang genosida di Gaza.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Israel Bunuh 14 Persen Warga Palestina di Gaza, Itu Artinya 306.000 Jiwa atau Sekitar Kali Lipat Lebih dari Data Resmi
Israel Bunuh 14 Persen Warga Palestina di Gaza, Itu Artinya 306.000 Jiwa atau Sekitar Kali Lipat Lebih dari Data Resmi (Merdeka.com)

Israel membunuh sedikitnya 306.000 warga Palestina di Jalur Gaza selama perang genosida yang berlangsung 15 bulan. Data ini sekitar kali lipat lebih banyak dari data resmi yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan di Gaza .

Pengacara ternama dan aktivis hak-hak masyarakat adat Amerika Serikat (AS), Steven Donziger mengatakan data korban kebrutalan Israel di Gaza jauh lebih tinggi dari angka yang dilaporkan media mainstream. Dia juga mengkritik data korban perang genosida Israel di Gaza yang disiarkan media mainstream “sempit dan tidak lengkap”, dan “sangat kurang dilaporkan” di media internasional.

“Data resmi dari Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan sekitar 46.000 kematian, namun angka ini hanya mencakup kematian langsung akibat pemboman dan serangan rudal. Hal ini tidak memperhitungkan luasnya kematian tidak langsung akibat kelaparan, penyakit, dan kurangnya perawatan medis yang disebabkan oleh hancurnya infrastruktur kesehatan Gaza dan blokade yang diberlakukan oleh Israel,” papar Donziger, dikutip dari laman Press TV, Kamis (13/2).

Menurut analisisnya, jumlah kematian di Gaza, termasuk penyebab langsung dan tidak langsung, bisa mencapai 306.000 jiwa. Pengacara lulusan Harvard ini lebih lanjut membandingkan angka ini dengan populasi AS, dengan menyatakan jika proporsi orang Amerika yang tewas dalam konflik sama, maka jumlah tersebut setara dengan 46 juta orang, atau sekitar 14 persen dari populasi negara tersebut.

Meskipun mengaku perkiraan ini tidak tepat, Donziger menyatakan perkiraan tersebut mencerminkan skala tragedi kemanusiaan di Gaza.

“Saya sangat yakin perhitungan kami secara akurat menangkap skala mengejutkan dari apa yang telah terjadi—dan terus terjadi,” ujarnya.

Jurnal The Lancet

Israel Bunuh 14 Persen Warga Palestina di Gaza, Itu Artinya 306.000 Jiwa atau Sekitar Kali Lipat Lebih dari Data Resmi
Pengacara ternama dan aktivis hak-hak masyarakat adat Amerika Serikat (AS), Steven Donziger Press TV

Angka-angka yang dikemukakan Donziger didasarkan pada penelitian yang diterbitkan jurnal medis Lancet Inggris pada Juni 2023 yang memperkirakan korban jiwa akibat perang genosida Israel di Gaza bisa mencapai lebih dari 186.000 orang. Dari analisis tersebut, Donziger menghitung bahwa dengan tambahan 214 hari pertempuran hingga gencatan senjata pada Januari 2024, total korban tewas akan meningkat menjadi sekitar 306.000 orang.

Pada Januari 2025, The Lancet menerbitkan penelitian yang memperkirakan jumlah korban tewas di Gaza selama sembilan bulan pertama perang adalah sekitar 40 persen lebih tinggi dari angka yang dilaporkan Kementerian Kesehatan Palestina. Studi tersebut menunjukkan jumlah total kematian sebenarnya sekitar 64.260, yang berarti Kementerian Kesehatan tidak melaporkan jumlah kematian sebanyak 41 persen.

Studi baru ini menggunakan data dari kementerian, survei online, dan berita kematian di media sosial untuk memperkirakan bahwa terdapat antara 55.298 dan 78.525 kematian akibat cedera traumatis di Gaza pada saat itu. Sebelumnya, laporan PBB mengindikasikan sekitar 10.000 warga Gaza yang hilang kemungkinan masih terkubur di bawah reruntuhan.

Rekomendasi