ISIS Umumkan Pembentukan 'Provinsi' di Pakistan

Kamis, 16 Mei 2019 17:20 Reporter : Hari Ariyanti
ISIS Umumkan Pembentukan 'Provinsi' di Pakistan Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). ©REUTERS

Merdeka.com - ISIS mengumumkan pembentukan sebuah 'provinsi' di wilayah Pakistan, beberapa hari setelah kelompok teroris itu menggunakan nama 'Provinsi Hind' dalam sebuah serangan yang diklaim di wilayah Kashmir, India.

Dua bagian wilayah sebelumnya berada di bawah "Provinsi Khorasan" atau ISKP - nama yang digunakan ISIS untuk operasi regionalnya yang diluncurkan pada awal 2015 dari pangkalan di wilayah perbatasan Afghanistan - menurut SITE Intelligence Group, yang memonitor ancaman kelompok teror ini.

"Provinsi Pakistan Negara Islam," melalui corong propaganda globalnya, Kantor Berita Amaq, mengklaim membunuh seorang perwira polisi Pakistan pekan ini di Mastung, dan melaporkan penembakan pada pertemuan para militan yang terkait dengan Taliban Pakistan di Quetta.

Kedua distrik ini berlokasi di provinsi Balukhistan, yang berbatasan dengan Afghanistan dan Iran. Sejumlah kelompok separatis Balukh dan organisasi sektarian juga aktif di provinsi ini.

Belum ada reaksi dari pemerintah Pakistan terkait hal ini.

Islamabad menyatakan tidak ada kehadiran ISIS yang terorganisir di negara itu. Para pejabat militer Pakistan mengatakan, operasi berbasis intelijen yang dipimpin militer nasional yang sedang berlangsung utamanya ditujukan untuk meniadakan ruang di Pakistan bagi para ekstremis yang terkait dengan kelompok teroris mana pun.

ISIS bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri bulan lalu di pasar Kota Quetta yang menewaskan 20 orang dan 50 lainnya terluka. Target serangan adalah etnis Syiah Hazara.

Pada Jumat, ISIS mendeklarasikan pembentukan Provinsi Hind melalui Amaq, di saat yang sama mengakui bertanggung jawab atas bentrokan dengan pasukan India di Amshipora di distrik Shopian, Kashmir.

IS telah meningkatkan serangan akhir-akhir ini di wilayah tersebut, termasuk memuji serangan pada Minggu Paskah di Sri Lanka yang menewaskan sekitar 250 orang.

Para pengamat mengatakan, mengubah struktur provinsi dan memecah "Provinsi Khorasan" oleh ISIS bertujuan memperkuat kepercayaannya setelah kehilangan "kekhalifahan" di Suriah dan Iran, di mana pada satu titik digunakan para teroris untuk mengendalikan ribuan mil wilayah.

"Karena ISIS berupaya membangun dan merestrukturisasi fondasi pemberontakan di seluruh dunia setelah kerugiannya di Irak dan Suriah, ISIS berusaha merekrut juga dari Pakistan, negara dengan populasi militan yang ada," cuit Rita Katz, direktur SITE Intelligence Group.

Dalam propaganda ISIS, Afghanistan dan sebagian besar Pakistan dan Asia Tengah disebut Provinsi Khorasan. Dalam pernyataannya di masa lalu setelah meluncurkan operasi regional, ISIS berbicara tentang rencana menciptakan sendiri wilayah di anak benua India. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. Ekstremis ISIS
  2. Pakistan
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini