ISIS larang penggunaan celana dalam dan boxer

Minggu, 13 November 2016 19:19 Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
ISIS larang penggunaan celana dalam dan boxer Ilustrasi celana dalam pria. Shutterstock/sabath

Merdeka.com - Setelah melarang penggunaan celana jins ketat, kaos oblong dan mencukur semua bulu, kini kelompok teroris Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) melarang penggunaan boxer dan celana dalam.

Kelompok ini memerintahkan para militannya untuk mengenakan pakaian dalam yang panjangnya selutut untuk menggantikan celana dalam dan boxer. Hal ini diunggah dan diberlakukan di kota liberal Hammam al-Alil, sebelah selatan Mosul, Irak.

Dilansir dari koran Daily Mail, Minggu (13/11), para militan akan menggunakan kekerasan pada mereka yang melanggar peraturan ini.

Peraturan ini muncul usai para militan menyetrum puluhan warga sipil di Mosul sebagai upaya putus asa mereka mempertahankan kota yang dikepung tersebut. Saat itu mereka berpikir 30 warga sipil ini berkolaborasi dengan pasukan keamanan.

ISIS larang penggunaan celana dalam dan boxer 2016 Merdeka.com

Pada Selasa kemarin, lima jenazah dengan luka bakar sekujur tubuh dijadikan 'pajangan' di jalanan utama, sebuah pesan jelas bagi setidaknya 1,5 juta penduduk Mosul bahwa kelompok ini masih berada dalam kota tersebut.

"Sisanya digantung di tiang listrik dan lampu merah di seluruh Kota Mosul," seru salah satu penduduk.

Namun, peraturan aneh soal fesyen bukan kali ini saja dilakukan kelompok ini. Mereka pernah melarang penggunaan merek Nike untuk keperluan olah raga. [che]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini