Iran Tangkap Sejumlah Orang Dianggap Bertanggung Jawab Atas Jatuhnya Pesawat Ukraina

Selasa, 14 Januari 2020 17:11 Reporter : Pandasurya Wijaya
Iran Tangkap Sejumlah Orang Dianggap Bertanggung Jawab Atas Jatuhnya Pesawat Ukraina Hassan Rouhani. guardian.co.uk ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Departemen Kehakiman Iran hari ini mengumumkan beberapa orang ditangkap karena dianggap bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat Boeing 737 Ukraina yang tidak sengaja ditembak rudal Iran pekan lalu.

Juru bicara Departemen Kehakiman Gholam Hussein Ismaili mengatakan, seperti dikutip media Iran, "penyelidikan sedang dilakukan dan sejumlah orang sudah ditangkap." Dia tidak mengatakan ada berapa orang yang ditangkap dan siapa saja mereka.

Laman Asosociated Press melaporkan, Selasa (14/1), Presiden Iran Hassan Rouhani hari ini juga menyerukan pengadilan segera menyelidiki kasus ini.

"Departemen Kehakiman harus membentuk satuan tugas khusus terdiri dari seorang hakim dan sejumlah ahli," kata Rouhani dalam pidato di stasiun televisi. "Ini bukan kasus biasa. Seluruh dunia akan menyaksikan pengadilan ini."

1 dari 2 halaman

Rouhani menyebut insiden jatuhnya pesawat itu karena ditembak rudal "sangat menyakitkan dan tidak termaafkan" dan dia berjanji pemerintahnya akan menangani kasus ini semaksimal mungkin.

"Yang bertanggung jawab atas kejadian ini lebih dari satu orang. Mereka yang terbukti bertanggung jawab akan dihukum."

Rouhani mengatakan pengakuan pemerintahnya yang menembak jatuh pesawat Ukraina adalah suatu langkah baik.

Pesawat berpenumpang 167 orang dengan sembilan awak kabin itu bertolak dari Teheran menuju Kiev. Di dalam pesawat ada 82 warga Iran, 57 Kanada, 11 Ukraina. Selain itu ada juga anak-anak dan seorang bayi.

2 dari 2 halaman

Menimbulkan pertanyaan

Iran menembak jatuh pesawat Ukraina beberapa jam setelah meluncurkan rudal ke pangkalan militer AS di Irak sebagai balasan atas pembunuhan Panglima Garda Revolusi Qassim Sulaimani di Bandara Baghdad, Irak.

Jenderal Amir Ali Hajizadeh, kepala divisi luar angkasa Pasukan Garda Revolusi, mengatakan dia memikul tanggung jawab penuh atas jatuhnya pesawat Ukraina itu.

"Saya rasanya ingin mati," kata dia ketika mengetahui pesawat itu jatuh karena ditembak rudal Iran.

Peristiwa itu menimbulkan pertanyaan sejumlah kalangan, mengapa Iran tidak menutup bandara internasionalnya atau wilayah udaranya ketika melancarkan serangan balasan. [pan]

Baca juga:
Meski Iran Sudah Mengakui, Tim Investigasi Kanada Selidiki Jatuhnya Pesawat Ukraina
Warga Iran Demo Pemerintah, Kecam Jatuhnya Pesawat Ukraina karena Ditembak Rudal
Komandan Militer Iran Akui Ingin Mati Saat Dapat Informasi Jatuhnya Pesawat Ukraina
Akui Tembak Boeing 737 Ukraina, Militer Iran Sebut Pesawat Terbang di Area Sensitif
Iran Mengaku Tak Sengaja Tembak Pesawat Boeing 737
Iran Desak Semua Pihak, Termasuk AS Terlibat Investigasi Kecelakaan Pesawat Ukraina
Kejanggalan di Balik Jatuhnya Pesawat Boeing Ukraina yang Tewaskan 176 Penumpang

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini