India Tutup Kota Terbesar di Kashmir Saat Libur Idul Adha

Senin, 12 Agustus 2019 20:16 Reporter : Pandasurya Wijaya
India Tutup Kota Terbesar di Kashmir Saat Libur Idul Adha warga kashmir salat idul adha. ©REUTERS/Danish Siddiqui

Merdeka.com - Aparat keamanan India tetap menutup kota terbesar di Kashmir, Srinagar, saat libur hari raya Idul Adha. Penutupan itu dikatakan untuk mencegah munculnya protes atas keputusan India yang mencabut status otonomi khusus Kashmir pekan lalu.

Ratusan warga Kashmir meneriakkan slogan anti-India di jalan-jalan usai salat Jumat di kawasan Soura pekan lalu.

"Kami ingin kebebasan, kami tidak ingin jadi bagian dari India atau Pakistan," ujar Asifa, perempuan 18 tahun yang ikut berunjuk rasa, seperti dilansir laman Channel News Asia, Senin (12/8).

"Modi berbohong pada rakyatnya dengan mengatakan pencabutan status khusus Kashmir akan berdampak baik bagi kami. Kami akan melawan sampai titik darah penghabisan."

Sejumlah saksi melaporkan, para pengunjuk rasa juga melempari batu kepada aparat keamanan kemarin dan pagi tadi.

"Ada beberapa insiden pelemparan batu di beberapa tempat," kata pernyataan
Kementerian Dalam Negeri. "Tapi itu tidak terlalu berarti."

Kantor berita Reuters melaporkan, warga setempat kemarin banyak yang tidak bisa bepergian karena jalanan diblokade.

"Di Srinagar, untuk memantau kemungkinan serangan teroris, militan, dan berbagai elemen yang ingin melanggar tata tertib dan kedamaian maka diberlakukan larangan massa berkumpul di tempat-tempat sensitif," kata pernyataan Kementerian Dalam Negeri.

Warga kashmir hari ini masih terlihat berkumpul di sejumlah masjid. Aparat mengimbau warga untuk salat di masjid dekat rumah ketimbang pergi ke masjid-masjid besar.

Pemblokiran saluran komunikasi masih berlaku hingga hari kedelapan ini. Ponsel atau telepon kabel masih bisa beroperasi tapi internet diblokir. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini