Ilmuwan Patahkan Teori Lama Soal Bulan Terbentuk Setelah Bumi Menabrak Benda Langit

Kamis, 6 Oktober 2022 13:41 Reporter : Hari Ariyanti
Ilmuwan Patahkan Teori Lama Soal Bulan Terbentuk Setelah Bumi Menabrak Benda Langit ilustrasi bulan. ©shutterstock/Claudio Divizia.com

Merdeka.com - Ada teori baru dari para ilmuwan terkait bagaimana Bulan terbentuk. Teori lama menyebutkan, bulan terbentuk setelah Bumi bertubrukan dengan benda langit seukuran Mars yang disebut Theia, 4,5 miliar tahun lalu.

Menurut teori baru yang dikemukakan para ilmuwan, Bulan mungkin terbentuk tidak lama setelah tubrukan mahadahsyat yang mengorbitkannya di sekitar Bumi. Teori ini bergantung pada simulasi terperinci oleh superkomputer yang kuat, yang menunjukkan Bulan akan muncul seketika setelah sesuatu menabrak Bumi.

Simulasi sebelumnya menghasilkan teori bahwa Bulan bisa terbentuk secara bertahap, di dalam piringan puing-puing yang berada di orbit lebih dekat di sekitar Bumi. Sementara teori baru menyatakan Bulan terbentuk tidak lama setelah tubrukan tersebut.

Kedua teori ini bisa diuji karena keduanya menyatakan Bulan memiliki struktur internal yang berbeda. Ini bisa membantu kita mempelajari lebih banyak terkait batuan bulan dan juga planet kita.

Detail ekstra hasil simulasi superkomputer itu belum memungkinkan para peneliti menemukan detail tak terduga yang dapat menjelaskan beberapa karakteristik Bulan yang tidak biasa. Ini juga menunjukkan bahwa simulasi "resolusi rendah" yang telah digunakan di masa lalu dapat membuat para ilmuwan keliru memastikan sejarah atau asal usul planet kita.

“Rute formasi ini dapat membantu menjelaskan kesamaan komposisi isotop antara batuan bulan yang dikembalikan oleh astronot Apollo dan mantel bumi,” kata Vincent Eke dari Universitas Durham, dikutip dari The Independent, Kamis (6/10).

“Mungkin juga ada konsekuensi yang dapat diamati untuk ketebalan kerak bulan, yang memungkinkan kita untuk mengetahui lebih jauh jenis tabrakan yang terjadi.”

Sebuah laporan yang menjelaskan temuan ini berjudul 'Asal usul Bulan sebagai satelit pasca-tubrukan', diterbitkan dalam Astrophysical Journal Letters.

Baca juga:
Empat Perempuan Inggris Ditugaskan Hitung Penguin di Antartika
Puluhan Koin Emas Zaman Kekaisaran Bizantium Abad Ketujuh Ditemukan dalam Tembok
Tidak Perlu Jauh-Jauh ke Luar Angkasa, Dubai akan Bangun Bulan di Bumi
Bulan Memiliki Kadar Air Lebih Banyak dari Dugaan Sebelumnya
Sudah Siap Meluncur, Roket Artemis I NASA Batal ke Bulan
NASA Persiapkan Peluncuran Roket Baru Tanpa Awak ke Bulan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini