Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gambaran Galaksi Bima Sakti Selama Ini Keliru, Ilmuwan Ungkap Bentuknya Lain

Gambaran Galaksi Bima Sakti Selama Ini Keliru, Ilmuwan Ungkap Bentuknya Lain Galaksi Bima Sakti di Kuwait. ©2020 YASSER AL-ZAYYAT / AFP

Merdeka.com - Temuan terbaru dari tim astronom mengungkapkan bentuk lain dari Galaksi Bima Sakti yang mengindikasikan perlunya revisi dari bentuk penggambaran Galaksi Bima Sakti pada saat ini.

Tim astronom, dalam Astrophysical Journal, mengatakan "Meskipun sudah banyak diteliti, struktur morfologi dari Bima Sakti sebenarnya masih belum dapat dipastikan," dilansir The Jerusalem Post, Kamis (18/5).

"Bagaimanapun, perhitungan dengan jarak yang akurat sejak dua dekade belakangan ini telah memungkinkan kita untuk memecahkan masalah ini," tambah mereka.

Selama beberapa tahun belakangan ini, tim astronom tersebut telah mengklasifikasikan galaksi ke dalam tiga bentuk utama, yaitu elips, tidak teratur (irregular), dan spiral.

Umumnya, Galaksi Bima Sakti digambarkan sebagai galaksi yang menjalar ke luar dengan empat "lengan" utama yang mengarah ke luar dari bagian pusatnya.

Dari bentuk galaksi yang menimbulkan teka-teki bagi beberapa astronom, hasil analisis dari tim astronom Chinese Academy of Sciences berhasil menyajikan bentuk gambaran lain dari Galaksi Bima Sakti.

Dengan menggunakan instrumen luar angkasa mutakhir untuk mengukur jarak antarbintang dan melalui analisis data astronomi dari Badan Antariksa Eropa, tim tersebut berhasil menggambarkan Galaksi Bima Sakti secara lebih akurat.

"Morfologi dari galaksi kita memiliki multilengan yang di dalamnya terdapat dua lengan simetris. Ketika lengan tersebut menjalar keluar, mereka mencabang menjadi dua (bifurcate) dan terhubung dengan lengan Sentaurus dan Sagitarius," jelas astronom tersebut.

Studi mereka berfokus untuk meneliti bintang masif yang panas, atau bintang OB.

Bintang dengan jangka waktu yang pendek memberikan wawasan mengenai struktur Bima Sakti akibat pergerakannya yang terbatas selama masa hidup fusi pembakaran hidrogen deret utama.

Analisis dari tim astronom ini memuat data 24.000 bintang OB beserta dengan observasi 1.000 kelompok bintang Gugus Terbuka yang tercatat oleh pesawat ruang angkasa Gaia.

Reporter Magang: Qaulan Maruf Indra

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP