Mantan presiden Amerika Serikat yang juga kandidat presiden dari Partai Republik, Donald Trump mengangkat kepalan tangannya seraya mendapatkan perlindungan dari body guard setelah ditembak saat kampanye di Butler Farm Show, Butler, Pennsylvania, Amerika Serikat, pada Minggu (13/7) pagi WIB. Donald Trump tampak berlumuran darah di wajah dan telinganya setelah ditembak sniper dari jarak ratusan meter. Foto: REUTERS
Advertisement
Advertisement
Penembakan itu sedang diselidiki sebagai kemungkinan upaya pembunuhan, menurut pejabat penegak hukum. Foto: REUTERS
Tiga sumber penegak hukum mengatakan penembak berada di luar tempat kampanye Trump. Dua dari sumber tersebut mengatakan penembak berada di atap di luar tempat tersebut.
Sementara, beberapa sumber penegak hukum menyebut individu ini sebagai penembak jitu, meskipun rincian tambahan belum jelas. Foto: REUTERS
Advertisement
Advertisement
"Itu memerlukan senapan," katanya. "Jaraknya beberapa ratus meter." Foto: REUTERS
Menurut sumber dari Secret Service, pelaku penembakan Donald Trump telah tewas oleh pasukan Secret Service dan seorang peserta kampanye juga tewas. Foto: REUTERS
Advertisement
Advertisement
Pasukan body guard mengevakuasi Donald Trump, sementara pasukan Secret Service tampak memperketat pengamanan. Foto: REUTERS