FOTO: Hujan Lebat Akibat Topan Doksuri di China Ubah Jalanan Jadi Mirip Sungai, Ratusan Ribu Warga Terdampak dan Beginilah Potretnya

Selain berdampak pada pemindahan 125.000 warga Zhuozhou ke tempat pengungsian. Badai Topan Doksuri juga membawa sampah hingga melumpuhkan bandara internasional.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Hujan Lebat Akibat Topan Doksuri di China Ubah Jalanan Jadi Mirip Sungai, Ratusan Ribu Warga Terdampak dan Beginilah Potretnya
FOTO: Hujan Lebat Akibat Topan Doksuri di China Ubah Jalanan Jadi Mirip Sungai, Ratusan Ribu Warga Terdampak dan Beginilah Potretnya (Merdeka.com)

Dampak badai ini mengakibatkan 125.000 warga Zhuozhou yang berisiko tinggi terpaksa dipindahkan ke tempat penampungan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Zhuozhou, kota yang terletak di barat daya Beijing yang diketahui memiliki lebih dari 600.000 penduduk terkena dampak dari hujan lebat yang disertai banjir akibat Topan Doksuri.

Otoritas China telah mengirimkan 9.000 regu penyelamatan ke Kota Zhuozhou, salah satu kawasan yang terdampak banjir yang parah.

Kantor berita resmi Xinhua menyebut, sekitar 125.000 warga Zhuozhou dari daerah berisiko tinggi telah dipindahkan ke tempat penampungan.

Kantor berita resmi Xinhua menyebut, sekitar 125.000 warga Zhuozhou dari daerah berisiko tinggi telah dipindahkan ke tempat penampungan.
Dok. Istimewa

Kota Zhuozhou yang berada di Provinsi Hebei ini telah dihantam badai terburuk dalam lebih dari satu dekade. Badai yang membawa hujan lebat ini telah menewaskan sedikitnya lebih dari 20 orang di kota itu.

Kota Zhuozhou yang berada di Provinsi Hebei ini telah dihantam badai terburuk dalam lebih dari satu dekade.

Badai yang membawa hujan lebat ini telah menewaskan sedikitnya lebih dari 20 orang di kota itu.
Dok. Istimewa

Ribuan orang yang terdampak telah dievakuasi ke tempat penampungan sementara di sekolah dan bangunan umum lainnya di pinggiran Beijing dan di kota terdekat Tianjin dan Zhuozhou.

Ribuan orang yang terdampak telah dievakuasi ke tempat penampungan sementara di sekolah dan bangunan umum lainnya di pinggiran Beijing dan di kota terdekat Tianjin dan Zhuozhou.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Setelah badai dan hujan lebat mereda, genangan banjir telah membawa tumpukan sampah memenuhi sejumlah titik di pinggiran kota Beijing.

Sampah-sampah itu terlihat mengapung di sungai setelah badai melanda perbatasan antara Beijing dan Provinsi Hebei, pada Rabu (2/8/2023).

Genangan banjir juga terlihat meluas hingga merendam banyak menara sumber tegangan tinggi.

Genangan banjir juga terlihat meluas hingga merendam banyak menara sumber tegangan tinggi.
Dok. Istimewa

Menurut dinas cuaca Beijing pada (2/8/2023) mengatakan, badai disertai hujan lebat dan banjir yang melanda ibu kota China dalam beberapa hari terakhir ini merupakan yang terberat sejak 140 tahun yang lalu.

Menurut dinas cuaca Beijing pada (2/8/2023) mengatakan, badai disertai hujan lebat dan banjir yang melanda ibu kota China dalam beberapa hari terakhir ini merupakan yang terberat sejak 140 tahun yang lalu.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hingga kini proses evakuasi warga terdampak parah masih terus dilakukan tim penyelamat dengan melibatkan penduduk sekitar.

Berdasarkan dari data pemerintah setempat menyebutkan sebanyak 27 warga masih dalam proses pencarian akibat jadi korban Topan Doksuri.

Selain itu, terjangan badai juga mengakibatkan landasan Bandara Internasional Daxing di Beijing terendam banjir.

Selain itu, terjangan badai juga mengakibatkan landasan Bandara Internasional Daxing di Beijing terendam banjir.
Dok. Istimewa

Genangan banjir juga telah merusak perkebunan jagung di sebuah desa yang terdampak banjir setelah hujan lebat akibat BAdai Doksuri di Zhuozhou, kota Baoding, di provinsi Hebei.

Genangan banjir juga telah merusak perkebunan jagung di sebuah desa yang terdampak banjir setelah hujan lebat akibat BAdai Doksuri di Zhuozhou, kota Baoding, di provinsi Hebei.
Dok. Istimewa
Rekomendasi