FOTO: Gara-Gara Provokator Rabi Radikal Dov Lior, Demo Warga Israel yang Sepakat Larang Total Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Capai 70 Persen

Aksi blokir bermula dari seruan rabi radikal Israel bernama Dov Lior yang mengajak warga Israel untuk melarang truk bantuan kemanusiaan masuk ke Jalur Gaza.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Gara-Gara Provokator Rabi Radikal Dov Lior, Demo Warga Israel yang Sepakat Larang Total Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Capai 70 Persen
FOTO: Gara-Gara Provokator Rabi Radikal Dov Lior, Demo Warga Israel yang Sepakat Larang Total Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Capai 70 Persen (Merdeka.com)

Sejumlah warga Israel melakukan aksi protes dengan memblokir akses bagi truk bantuan tersebut untuk masuk ke Gaza.

Truk-truk bantuan untuk warga Palestina yang masuk ke Gaza lewat penyeberangan Karem Abu Salem mendapat pengadangan dari warga Israel.
(Foto: REUTERS / Dylan Martinez)

Truk-truk bantuan untuk warga Palestina yang masuk ke Gaza lewat penyeberangan Karem Abu Salem mendapat pengadangan dari warga Israel. <br>(Foto: REUTERS / Dylan Martinez)<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Aksi pengadangan itu dilakukan oleh sejumlah warga Israel.

Mereka melakukan aksi protes itu dengan memblokir akses bagi truk bantuan tersebut masuk ke Gaza.
(Foto: REUTERS / Dylan Martinez)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Aksi blokir tersebut bermula dari seruan Rabi Ekstrimis Israel, Dov Lior yang mengajak warga Israel untuk memblokir truk bantuan kemanusiaan masuk ke Jalur Gaza.
(Foto: REUTERS / Dylan Martinez)

Dov Lior mengajak warga Israel untuk melakukan aksi blokir dan melanggar Sabat, hari istirahat dalam Yudaisme. 
(Foto: REUTERS / Dylan Martinez)

Dov Lior mengajak warga Israel untuk melakukan aksi blokir dan melanggar Sabat, hari istirahat dalam Yudaisme. <br>(Foto: REUTERS / Dylan Martinez)<br>
Dok. Istimewa

Aksi ini semakin menjadi dan banyak mendapat dukungan dari warga Israel setelah sebuah jajak pendapat publik dipublikasikan pada hari Selasa (30/1/2024) lalu di Israel.
(Foto: REUTERS / Dylan Martinez)

Aksi ini semakin menjadi dan banyak mendapat dukungan dari warga Israel setelah sebuah jajak pendapat publik dipublikasikan pada hari Selasa (30/1/2024) lalu di Israel.<br>(Foto: REUTERS / Dylan Martinez)<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dari jajak pendapat itu menghasilkan 72 persen warga Israel mendukung penghentian penyaluran bantuan kemanusiaan secara menyeluruh masuk ke Jalur Gaza sampai para sandra yang ditahan Hamas dibebaskan.
(Foto: REUTERS / Dylan Martinez)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sementara sisanya 21 persen suara menghasilkan bantuan harus tetap disalurkan dan sisanya 7 persen lagi menjawab tidak tahu.

Diketahui News12 (media Israel) yang menggelar jajak pendapat tersebut. 
(Foto REUTERS / Mohamed Abd El Ghany)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebelumnya, demonstran Israel juga sempat melakukan aksi pemblokiran bantuan darurat ke Gaza sekitar sepekan yang lalu di perbatasan Kerem Shalom.
(Foto: REUTERS / Dylan Martinez)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dari sumber media sosial, mereka terlihat berjaga dengan mengadang truk bantuan yang menuju Gaza. Mereka pun terang-terangan menuntut agar bantuan ke Gaza distop total sampai para sandera dibebaskan.
(Foto: REUTERS / Dylan Martinez)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dari aksi pemblokiran itu, diketahui, para demonstran Israel telah menahan lebih dari 100 truk.
(Foto REUTERS / Mohamed Abd El Ghany)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Beberapa truk akhirnya putar arah dan mencari pintu masuk alternatif.

Hingga pada akhirnya jalur penyaluran via perbatasan Mesir pun dipilih namun mereka harus menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut yang cukup lama.
(Foto REUTERS / Mohamed Abd El Ghany)

Rekomendasi