FOTO: Dahsyatnya Terjangan Banjir Akibat Badai Beryl di Venezuela, Mobil-Mobil Hancur hingga Lapisan Aspal Terlepas

Terjangan Baday Beryl memicu banjir dahsyat yang menyapu wilayah lepas pantai Venezuela.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: Dahsyatnya Terjangan Banjir Akibat Badai Beryl di Venezuela, Mobil-Mobil Hancur hingga Lapisan Aspal Terlepas
FOTO: Dahsyatnya Terjangan Banjir Akibat Badai Beryl di Venezuela, Mobil-Mobil Hancur hingga Lapisan Aspal Terlepas (Merdeka.com)

Seorang pria memeriksa sebuah mobil yang hancur  setelah banjir dahsyat menerjang Cumanacoa, Venezuela, pada 2 Juli 2024. Terjangan banjir dahsyat itu terjadi setelah Badai Beryl melanda wilayah lepas pantai Venezuela. REUTERS/Samir Aponte

Seorang pria memeriksa sebuah mobil yang hancur  setelah banjir dahsyat menerjang Cumanacoa, Venezuela, pada 2 Juli 2024. Terjangan banjir dahsyat itu terjadi setelah Badai Beryl melanda wilayah lepas pantai Venezuela. REUTERS/Samir Aponte
Dok. Istimewa

Banjir dahsyat akibat Badai Beryl ini menyebabkan kehancuran luar biasa. REUTERS/Samir Aponte

Banjir dahsyat akibat Badai Beryl ini menyebabkan kehancuran luar biasa. REUTERS/Samir Aponte
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Rumah dan mobil-mobil warga hancur setelah tersapu banjir dahsyat tersebut. REUTERS/Samir Aponte

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada sebuah ruas jalan dari Cumana ke Cumanacoa, lapisan aspal tampak terangkat dan terlepas setelah tersapu banjir dahsyat. REUTERS/Samir Aponte

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebuah mobil tampak menimpa mobil lainnya setelah banjir dahsyat akibat Badai Beryl di Cumanacoa, Venezuela, pada 2 Juli 2024. REUTERS/Samir Aponte

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Seorangw arga memeriksa kondisi mobilnya yang hancur setelah tersapu banjir dahsyat akibat Badai Beryl di Cumanacoa, Venezuela, pada 2 Juli 2024. REUTERS/Samir Aponte

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Warga berjalan di jalan yang dipenuhi lumpur setelah banjir dahsyat akibat Badai Beryl di Cumanacoa, Venezuela, pada 2 Juli 2024. REUTERS/Samir Aponte

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mengutip Reuters, Badai Beryl bergerak mendekati Jamaika setelah menghancurkan rumah-rumah dan merusak pertanian di pulau-pulau kecil di Karibia timur, menewaskan sedikitnya tujuh orang dan menciptakan kondisi "seperti Armageddon" di Grenada. REUTERS/Samir Aponte

Rekomendasi