FOTO: Biadab, Israel Kembali Gempur Sekolah di Jalur Gaza hingga Tewaskan Pengungsi Palestina

Israel kembali menjadikan sekolah yang ditempati para pengungsi di Jalur Gaza sebagai target serangan mereka.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: Biadab, Israel Kembali Gempur Sekolah di Jalur Gaza hingga Tewaskan Pengungsi Palestina
FOTO: Biadab, Israel Kembali Gempur Sekolah di Jalur Gaza hingga Tewaskan Pengungsi Palestina (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Israel kembali menggempur sekolah di Jalur Gaza. Serangan udara yang dilancarkan tentara Zionis ini menghantam Sekolah Al-Jawni milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di kamp pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza, Palestina, Rabu (11/9/2024). Foto: Eyad Baba/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Badan pertahanan sipil yang dikelola Hamas melaporkan 10 orang tewas di fasilitas yang juga menjadi lokasi penampungan pengungsi Palestina tersebut. Foto: Eyad Baba/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Puluhan ribu warga Palestina yang terusir dari rumah mereka akibat serangan Israel dan perintah evakuasi tinggal di sekolah-sekolah di Jalur Gaza. Foto: Eyad Baba/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sekolah Al-Jawni merupakan salah satu dari sekian banyak sekolah yang dikelola oleh badan PBB untuk Palestina (UNWRA) yang telah mendapat beberapa serangan selama perang berlangsung. Foto: Eyad Baba/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Lebih dari 90 persen bangunan sekolah-sekolah di Jalur Gaza rusak parah atau sebagian akibat serangan Israel. Foto: Eyad Baba/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sementara, otoritas kesehatan Jalur Gaza mengungkapkan, hampir 11 bulan perang Israel dan Hamas berkecamuk, sedikitnya ada 41.084 warga Palestina meninggal dunia dan 95.029 lainnya mengalami luka-luka. Foto: Eyad Baba/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Seorang wanita tampak kebingungan setelah serangan udara Israel menghantam Sekolah Al-Jawni milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di kamp pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza, Palestina, Rabu (11/9/2024). Foto: Eyad Baba/AFP

Rekomendasi