PBB memperingatkan situasi di Jalur Gaza semakin buruk setiap menitnya. Serangan Israel membuat warga Palestina tidak punya tempat yang aman.
Advertisement
Israel terus melancarkan serangan tanpa henti ke Jalur Gaza, termasuk di wilayah selatan. Beberapa serangan dilancarkan melalui udara menggunakan pesawat tempur, drone, hingga helikopter.
Advertisement
Foto-foto yang diperoleh AFP memperlihatkan helikopter militer Israel terbang di atas Jalur Gaza dan meluncurkan rudal ke berbagai sasaran.
Berdasarkan foto yang diabadikan fotografer AFP. serangan brutal helikopter Israel ini terjadi sejak gencatan senjata berakhir pada Jumat (1/12) lalu hingga Rabu (6/12) kemarin.
Advertisement
Serangan Israel Meluas
Sebelum gencatan senjata disepakati, serangan Israel lebih banyak berfokus pada sasaran di wilayah utara Jalur Gaza. Namun, Israel kali ini memperluas serangannya hingga bagian selatan Jalur Gaza.
Menurut laporan Al Jazeera, setidaknya 16.248 warga Palestina telah terbunuh di Gaza sejak Israel melancarkan serangan balasan terhadap serangan Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober.
Advertisement
PBB: Situasi di Gaza Semakin Buruk Setiap Menitnya
Berbicara pada konferensi pers pada Rabu (6/12), Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Türk mendesak Israel, Hamas, dan aktor internasional yang mempunyai pengaruh untuk mencegah “kejahatan kekejaman” ketika serangan Israel meluas ke Jalur Gaza selatan.
Serangan Israel yang semakin meluas disebut membuat warga Palestina tidak punya tempat untuk melarikan diri.
“Warga Palestina di Gaza hidup dalam kengerian yang semakin mendalam,” lanjut Türk sebagaimana dikutip Al Jazeera.
Advertisement
“Rekan-rekan saya menggambarkan situasi ini sebagai 'apokaliptik'. Dalam keadaan seperti ini, ada peningkatan risiko kejahatan kekejaman,” kata Türk.
Badan PBB untuk Pengungsi (UNRWA) di Palestina memperingatkan bahwa situasi di Gaza semakin buruk setiap menitnya.
“Gelombang pengungsian lainnya sedang terjadi di Gaza”, kata UNRWA dalam sebuah postingan di X.