Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Empat bukti Donald Trump kerap lecehkan kaum perempuan

Empat bukti Donald Trump kerap lecehkan kaum perempuan Donald Trump. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump kemarin menjadi sorotan media dan publik Negeri Paman Sam lantaran dia dikabarkan pernah melecehkan kaum perempuan dalam sebuah video pada 2005.

Cuplikan video itu diperoleh koran the Washington Post dan beredar Jumat. Berbagai media langsung memberitakan peristiwa itu dan memaksa Trump meminta maaf. Hal yang dia lakukan pertama kalinya dalam masa kampanye.

Trump memang dikenal dengan omongannya yang suka blak-blakan dan kasar. Bukan kali itu saja Trump pernah melecehkan kaum hawa. Berikut empat bukti Trump pernah merendahkan kaum perempuan versi merdeka.com:

Trump berjanji penjarakan perempuan aborsi jika jadi presiden AS

penjarakan perempuan aborsi jika jadi presiden as rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Bakal calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencana melarang praktik aborsi. Politikus yang dikenal rasis ini juga ingin para perempuan yang melakukan aborsi untuk dihukum berat.

"Aborsi harus dibuat ilegal dan perempuan yang melakukan aborsi harus menerima sejumlah hukuman," ujarnya seperti dilansir dari koran Times of Israel, Kamis (31/3).

Trump mengatakan pelaku aborsi wajib dihukum berat karena aborsi merupakan perbuatan dosa dan dilarang agama.

Bos bisnis kasino dan properti ini mengeluarkan pernyataan kontroversial tersebut saat menjadi pembicara dalam acara bincang-bincang televisi MSNBC di Winsconsin, AS. Isu ini ditanyakan oleh pembawa acara Chris Matthews, karena berhubungan dengan keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang melegalkan aborsi.

Mendengar pernyataan Trump, Hillary Clinton selaku rival dalam bursa pencalonan Presiden AS dari Partai Demokrat, mengatakan komentar Trump akan dicatat. Clinton menambahkan, apa yang diucapkan Trump hanyalah untuk meraih simpati pemilih konservatif belaka.

"Hanya karena Anda mengatakan hal itu, Anda pikir sudah bisa mengambil simpati masyarakat. Sungguh mengerikan dan jitu," tulis Hillary di akun Twitternya.

Komentar Trump juga diprotes oleh para aktivis pro aborsi. Menurut mereka, itu merupakan hak asasi manusia terhadap dirinya sendiri. Sementara pihak kontra aborsi meskipun setuju dengan pernyataan Trump, mereka hanya takut itu merupakan upaya Trump menunjukkan empati kepada perempuan.

"Kami tidak pernah menganjurkan aborsi dalam konteks apapun, namun untuk menghukum perempuan yang menjalani aborsi, saya kira juga kurang tepat," kata presiden kelompok anti-aborsi nasional Susan B. Anthony List, Marjorie Dannenfelser, dalam sebuah pernyataan tertulis.

"Kami tahu Trump melihat kengerian dari aborsi, itu seperti merusak kehidupan manusia tak berdosa. Namun, jika si pelaku dihukum, itu hanya akan menambah kengerian tersebut. Dan kami takut ini hanyalah upaya Trump untuk meminta simpati," lanjut dia.

Setelah dikritik kanan-kiri, Donald Trump meralat pernyataannya melalui keterangan tertulis. Dia mengaku aborsi masih bisa dilegalkan untuk tiga hal mendesak.

"Aborsi hanya boleh dilakukan pada perempuan yang diperkosa, hubungan seksual dengan saudara atau jika kandungan beresiko pada jiwa ibunya," kata Trump.

"Saya pro kehidupan, dengan beberapa pengecualian," imbuhnya.

Partai Republik, yang kini menjadi kendaraan politik Trump, sangat antiaborsi. Selama 40 tahun terakhir, politikus konservatif Republikan kerap beradu argumen atau menghalangi undang-undang yang melegalkan pengguguran kandungan.

Trump samakan wanita dengan binatang

wanita dengan binatang rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Dalam debat calon presiden Amerika Serikat yang baru saja berlangsung, Hillary Clinton menyebutkan rivalnya, Donald Trump tidak menghargai wanita. Pernyataan ini dilontarkan Clinton usai Trump mengatakan dia tidak pantas menjadi presiden sebab tidak memiliki stamina.

"Dia tidak memiliki stamina," ujar Trump kepada Clinton dalam debat capres AS pertama di Universitas Hofstra, New York, Amerika Serikat, seperti dikutip dari The New York Times, Selasa (27/9).

Sementara itu, Clinton yang berpengalaman dalam pemerintahan karena pernah menjadi Menteri Luar Negeri AS itu mengatakan Donald Trump mengubah topik tentang kesetaraan gender.

"Dia mencoba mengubah kesempatan dengan mencari alasan melalui stamina, namun pria ini, adalah seorang yang menyebut wanita itu babi, pemalas, dan anjing. Yang pasti dia menyamakan wanita seperti binatang," tukas Clinton.

Meski demikian, Trump membela dirinya dengan mengatakan sudah merencanakan untuk menyerang Clinton dan keluarganya. Namun hal itu dia urungkan karena menurutnya, tidak berperikemanusiaan.

Trump merupakan seorang pengusaha kaya yang kemudian menjadi calon presiden dari Partai Republik. Sementara itu, Hillary Clinton merupakan istri mantan presiden AS, Bill Clinton, dan mantan Menlu AS, yang merupakan bakal presiden dari Partai Demokrat.

Debat pertama keduanya ini dianggap menjadi salah satu debat paling banyak ditonton. Debat ini juga yang digadang-gadang menjadi penentuan bagi para pendukung untuk pemilihan umum AS pada November mendatang.

Trump sebut Miss Universe Nona Babi

miss universe nona babi rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Seorang mantan Miss Universe menjadi topik dalam debat pertama calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump dan Partai Demokrat Hillary Clinton.

Dalam debat pertama calon presiden Amerika Serikat ini, Clinton menuduh Trump memperlakukan perempuan dengan sangat buruk termasuk klaim bahwa ia pernah menghina Alicia Machado dengan menyebutnya "Miss Piggy" (Nona Babi) setelah berat badannya naik menyusul kontes ratu kecantikan itu.

Dikutip dari BBC, Clinton juga mengatakan Trump pernah menyebut Miss Universe 1996 yang lahir di Venezuela itu sebagai "Miss Housekeeping" (Nona Rumah Tangga).

Trump yang saat itu termasuk pemilik perusahaan yang menyelenggarakan Miss Universe juga dilaporkan menyebutnya "mesin makan".

Trump pernah sebut alat kelamin wanita dengan vulgar

sebut alat kelamin wanita dengan vulgar rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump meminta maaf kepada publik lantaran komentarnya terhadap kaum perempuan. Permintaan maaf Trump itu adalah yang pertama kali dia lakukan selama 16 bulan masa kampanye.

Dalam sebuah cuplikan video yang terjadi pada 2005, Trump sempat mengatakan ingin berhubungan seks dengan seorang wanita yang sudah menikah. Tidak itu saja, dia juga menyebut alat kelamin perempuan dengan kata vulgar.Video yang merupakan bagian dari sebuah rekaman untuk tayangan bertajuk "Access Hollywood" itu diperoleh oleh koran the Washington Post dan beredar luas kemarin.Omongan Trump yang vulgar itu terjadi hanya selang beberapa bulan setelah dia menikahi istri ketiganya, Melania."Kalau Anda seorang bintang, mereka (perempuan) membiarkanmu melakukan itu. Kalian bisa melakukan apa saja, meraba kelamin mereka. Apa saja," kata Trump waktu itu, seperti dilansir stasiun televisi CNN, Sabtu (8/10).Komentar Trump pada 2005 itu tentu menuai kontroversi di tengah masa kampanye saat ini. Apalagi bagi kelompok pemilih wanita, pernyataan Trump itu bisa dinilai melecehkan dan membuat kaum hawa menarik dukungan."Itu omongan selagi di ruang ganti, obrolan pribadi yang terjadi bertahun-tahun lalu. Clinton pernah mengatakan hal yang lebih parah kepada saya saat di lapangan golf. Saya meminta maaf bagi siapa pun yang merasa tersinggung," kata Trump dalam pernyataan dirilis kemarin.Menanggapi berita itu, tim kampanye Clinton berkicau di media sosial Twitter."Ini sungguh parah. Kita tidak boleh membiarkan orang macam ini jadi presiden."

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP