Bom mobil hantam Pakistan di akhir Ramadan, 11 tewas
Merdeka.com - Sebelas orang, termasuk seorang polisi, tewas dalam serangan bom di kantor Inspektorat Jenderal Kepolisian Quetta, Quetta, Balochistan, Pakistan. Kendaraan berisi bom itu sempat dicegat di pos pemeriksaan Anwar Ul Haq Kakar, tetapi pelaku langsung memicu menyebabkan ledakan.
Dilansir dari laman CNN, Jumat (23/6), serangan itu juga mencederai 21 orang. Perdana Menteri Pakistan, Muhammad Nawaz Sharif, mengutuk serangan berdarah di akhir Ramadan.
Sharif menyatakan serangan itu adalah tanda para teroris frustasi dan nekat menyerang warga sipil.
"Hal-hal seperti itu tidak layak diampuni dan mereka akan segera merasakan pembalasan dari seluruh negeri," kata Sharif. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya