Bocah Imigran Tewas di Tahanan Usai Ditangkap di Perbatasan Amerika

Sabtu, 15 Desember 2018 11:41 Reporter : Merdeka
Bocah Imigran Tewas di Tahanan Usai Ditangkap di Perbatasan Amerika imigran terobos perbatasan meksiko-as. ©2018 REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Merdeka.com - Seorang bocah perempuan 7 tahun yang melintasi perbatasan Amerika Serikat (AS) dan Meksiko pekan lalu dikabarkan meninggal setelah dibawa ke pusat tahanan Patroli Perbatasan AS.

Dia bersama ayahnya adalah bagian dari gelombang imigran Amerika Tengah yang terus berupaya masuk ke Negeri Paman Sam.

Menurut pernyataan resmi otoritas imigrasi AS, gadis cilik tersebut meninggal karena dehidrasi dan perasaan syok selama lebih dari 8 jam, setelah ditangkap oleh petugas perbatasan di dekat Lordsburg, Negara bagian New Mexico.

Dikutip dari Time.com pada Jumat (14/12), bocah malang itu berasal dari Guatemala dan bepergian dalam sebuah kelompok imigran berisi 163 orang, yang mendekati petugas perbatasan untuk menyerahkan diri pada 6 Desember lalu.

Tidak diketahui apa yang terjadi pada gadis itu selama delapan jam, sebelum dia mengalami kejang dan diterbangkan ke rumah sakit di Kota El Paso.

Adapun kepergian gadis cilik itu menimbulkan pertanyaan tentang apakah petugas perbatasan tahu dia sakit, dan apakah dia diurus secara manusiawi.

Dalam sebuah pernyataan, Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan mengatakan gadis cilik itu tidak makan atau mengonsumsi air dalam beberapa hari.

Dijelaskan pula bahwa pemeriksaan ratusan imigran dalam satu malam menjadi tantangan tersendiri bagi lembaga tersebut, di mana fasilitas tahanannya hanya dimaksudkan untuk penangkapan sementara dan jumlah yang terbatas.

Surat kabar Washington Post menambahkan bahwa ketika pasukan perbatasan menangkap seseorang yang masuk secara ilegal, dia akan diproses di pusat penahanan, tetapi biasanya tidak lebih dari 72 jam dalam tahanan.

Selanjutnya, mereka biasanya dipindahkan ke Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai atau, jika mereka orang Meksiko, segera dideportasi ke negara asal.

Reporter: Happy Ferdian Syah Utomo

Sumber: Liputan6.com [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini