Bocah 3 Tahun di India Tewas Dipenggal Setelah Diculik dan Diperkosa

Jumat, 2 Agustus 2019 21:37 Reporter : Pandasurya Wijaya
Bocah 3 Tahun di India Tewas Dipenggal Setelah Diculik dan Diperkosa cuplikan video bocah perempuan di india diculik. ©screengrab

Merdeka.com - Seorang bocah perempuan tiga tahun diculik, diperkosa, kemudian dipenggal di Jharkhand, India, oleh dua pria. Bocah malang itu diculik dari stasiun kereta ketika dia sedang tidur.

Menurut polisi, peristiwa itu terjadi pada 26 Juli di stasiun kereta Tatanagar, Negara Bagian Bihar.

Para pengguna dunia maya dihebohkan dengan cuplikan video ketika bocah itu diculik.

Media India melaporkan, bocah itu dilaporkan hilang dari stasiun kereta di Jamzhedpur, Jharkhand pekan lalu dan kemudian jenazahnya ditemukan pada Selasa malam dalam keadaan tak bernyawa tanpa kepala. Kedua pria yang terlihat menculiknya di video kamera pengawas langsung ditangkap.

Dilansir dari laman Gulf News, Jumat (2/8), bocah tiga tahun itu sedang tidur dengan ibunya di stasiun pada Kamis malam ketika dia diculik oleh salah satu dari tiga pria yang diduga terlibat. Pria bernama Rinku itu terlihat menggendong si bocah yang tertidur dan berjalan keluar dari stasiun.

Polisi memindai cuplikan video dari kamera CCTV dan segera menggelar operasi pencarian sampai akhirnya berhasil menangkap tersangka. Rinku dan temannya, Kailash, ditangkap Senin lalu. Mayat bocah itu ditemukan di semak-semak dekat daerah Tatanagar Dhobi Ghat.

Menurut laporan Press Trust of India, anjing pelacak dikerahkan untuk mencari jenazah bocah itu.

Laporan media juga mengatakan Rinku Sahu adalah pelaku kejahatan kambuhan. Dia adalah bapak tiga anak yang terlihat di video mengambil si bocah perempuan. Sahu baru saja keluar dari penjara setelah menjalani hukuman karena menculik seorang anak dan mencoba membunuhnya.

Polisi juga menangkap Monu Mandal yang bersama ibu si bocah di stasiun. Dia diyakini adalah pacar dari ibu si bocah. Dia tengah diselidiki atas kasus perdagangan anak.

Pengguna Twitter mempertanyakan aparat keamanan, perlu berapa banyak kasus pemerkosaan lagi untuk menjerat pelaku dengan hukuman setimpal.

"Lagi-lagi pemerkosaan terjadi Jharkhand. Tuan Narendra Modi (perdana menteri India), ini permohonan saya, tolong 'Hukuman mati' diberlakukan. Pemerkosaan tidak akan berhenti kecuali kita mengganjarnya dengan hukuman keras kepada semua pemerkosa," ujar seorang pengguna Twitter. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini