Bendera Setengah Tiang Berkibar di Lapangan Tiananmen China

Kamis, 1 Desember 2022 14:43 Reporter : Pandasurya Wijaya
Bendera Setengah Tiang Berkibar di Lapangan Tiananmen China bendera setengah tiang di china. ©Reuters

Merdeka.com - Otoritas China mengibarkan bendera nasional setengah tiang sebagai bentuk penghormatan dan duka mendalam atas wafatnya mantan Presiden Jiang Zemin.

Komite Pemakaman Kamerad Jiang Zemin dalam suratnya di Beijing tertanggal 30 November 2022 menyebutkan bendera setengah tiang dikibarkan di Lapangan Tiananmen, Xinhumen, Balai Agung Rakyat, dan Kementerian Luar Negeri China (MFA) yang semuanya berada di Beijing.

Pengibaran bendera setengah tiang juga dilakukan di Kantor Penghubung Pemerintah Pusat China di Wilayah Administrasi Khusus Hong Kong, Pemerintah Pusat China di Wilayah Administrasi Khusus Makau, kedutaan dan konsulat jenderal China di berbagai negara.

Dilansir dari laman Antara, Kamis (1/12), selama masa berkabung, balai duka akan didirikan di kantor-kantor perwakilan pemerintah China di Hong Kong, Makau dan sejumlah negara, menurut panitia pemakaman.

Namun, dalam suratnya itu komite tidak akan mengundang pejabat pemerintah asing, partai politik, dan tokoh-tokoh yang bersahabat dengan China untuk menghadiri pemakaman atau acara perkabungan sesuai kebiasaan yang berlaku di China.

Jiang Zemin meninggal dunia dalam usia 96 tahun di Shanghai, Rabu (30/11) akibat leukimia dan kegagalan sejumlah organ tubuh.

Berita kematian Sekretaris Jenderal Partai Komunis China (CPC) periode 1989-2022 itu diumumkan secara tertulis oleh Komite Sentral CPC bersama Komite Tetap Kongres Nasional Rakyat China (NPC), Komite Nasional Majelis Konsultasi Politik Rakyat China (CPPCC), Dewan Pemerintahan, dan Komisi Militer Pusat (CMC) di Beijing.

Pengumuman tersebut ditujukan kepada seluruh kader partai, personel militer, dan rakyat China dari semua kelompok etnis.

Mantan Presiden China selama dua periode pada 1993-2003 itu meninggal pada pukul 12.13 waktu setempat (11.13 WIB) saat menjalani perawatan kesehatan di Shanghai.

"Kami sangat berduka atas wafatnya Kamerad Jiang dan semoga kedukaan ini menjadi kekuatan dalam upaya bersama membangun negara sosialis modern di segala aspek demi terciptanya pembaruan China secara menyeluruh sesuai dengan rencana yang dicanangkan dalam Kongres Nasional ke-20 CPC," kata Presiden China Xi Jinping.

Jiang Zemin dianggap sebagai spemimpin luar biasa yang keberhasilannya diakui seluruh kader CPC, personel militer, dan rakyat China dari semua kelompok etnis.

Mendiang juga dianggap sebagai Marxis sejati karena karakternya yang revolusioner proletar, negarawan, ahli strategi militer, diplomat, dan pejuang komunis yang telah lama teruji.

Jiang berhasil memimpin China dalam membangun negara sosialis berkarakter China dan peletak dasar Teori Tiga Perwakilan yang mengacu pada pembangunan kekuatan produksi, orientasi budaya, dan kepentingan utama mayoritas rakyat China. [pan]

Baca juga:
Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat di Usia 96 Tahun
Pelari Joging Tanpa Masker Tulari 39 Orang dengan Omicron di Sebuah Taman
Ilmuwan Temukan Virus Baru Mirip Covid Pada Kelelawar, Bisa Menular ke Manusia
Stasiun TV China Sensor Gambar Penonton Piala Dunia Tanpa Masker
Penduduk China di Berbagai Kota Marah dan Demo Tolak Lockdown Covid
Tuai Kecaman, Seorang Pejabat Klaim Peradaban China Lebih Tua dari Mesir Kuno
Nasib Warga di China, "Apakah Piala Dunia Ada di Planet Lain?"
China Laporkan Kematian Pertama Covid Sejak Mei
China Buat Sistem Reaktor Nuklir Baru untuk Bangun Pangkalan di Bulan

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. China
  3. Viral Hari Ini
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini