Australia klaim gagalkan rencana teror, 4 orang ditangkap
Merdeka.com - Kepolisian Australia membongkar rencana teror hendak menyasar pesawat komersial. Aparat menggeledah sejumlah rumah dan menangkap empat orang di sejumlah tempat di Sydney.
Dilansir dari laman BBC, Minggu (30/7), kepolisian Australia menyatakan, dalam penggeledahan di sejumlah tempat mereka menemukan bahan-bahan diduga bakal dipakai membikin bom. Rumah-rumah digeledah itu berada di kawasan pinggiran Sydney seperti Surry Hills, Lakemba, Wiley Park, dan Punchbowl.
Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, memerintahkan memperketat keamanan di sejumlah bandara domestik dan internasional. Menurut dia, pengungkapan ini adalah hasil operasi besar gabungan antiterorisme.
Komisioner Kepolisian Federal Australia, Andrew Colvin, menyatakan keempat orang dibekuk diduga hendak melakukan aksi teror terinspirasi dari ideologi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
"Dalam beberapa hari terakhir, aparat keamanan mewaspadai adanya informasi tentang rencana sejumlah orang di Sydney hendak melakukan aksi teror menggunakan bom rakitan," kata Colvin.
Meski demikian, Colvin mengaku mereka memang belum mengetahui rincian lokasi, target, tanggal, dan waktu serangan. Dia meyakini hal itu bakal terungkap seiring waktu dalam masa penyelidikan.
Seorang perempuan di Surry Hills mengaku suami dan anak lelakinya ditangkap polisi kemarin. Namun, dia menyangkal kalau keduanya merencanakan aksi teror.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya