CEK FAKTA: Bihun Asal China Terbuat dari Plastik & Mudah Terbakar?

BPOM menjelaskan produk pangan yang memiliki rantai karbon dengan kadar air rendah, seperti bihun, mi, kerupuk, biskuit/krakers, dan makanan ringan lainnya dapat terbakar/menyala jika disulut dengan api. Jadi bukan karena terbuat dari plastik.

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
CEK FAKTA: Bihun Asal China Terbuat dari Plastik & Mudah Terbakar?
CEK FAKTA: Bihun Asal China Terbuat dari Plastik & Mudah Terbakar?. ©Facebook

Beredar video bernarasi yang mengeklaim bahwa bihun dari China mudah terbakar karena terbuat dari plastik. Terlihat, di video seseorang kesulitan untuk memutus bihun dari kemasannya kemudian dibakar.

Kemudian terlihat bihun terbakar dan tampak ada lelehan seperti plastik. Video berdurasi 1 menit 37 detik itu disertai narasi:

"Hati hati BAHAYA..!! MIHUN buatan CINA ternyata terbuat DARI PLASTIK, ingat merknya.? Infokan ke Masyarakat"

Setelah dilakukan penelusuran, BPOM melalui akun Instagram telah memberikan klarifikasinya, bahwa informasi yang beredar soal bihun asal China terbuat dari plastik adalah hoaks.

"Produk pangan yang memiliki rantai karbon (ikatan antar atom karbon) memiliki kadar air rendah, terutama yang berbentuk tipis dan berpori seperti bihun, mi, kerupuk, biskuit/krakers, dan makanan ringan lainnya dapat terbakar/menyala jika disulut dengan api.
Produk pangan yang terbakar/menyala tersebut tidak dapat langsung dinyatakan terbukti mengandung plastik dan/atau lilin. Kepastian untuk membuktikan adanya kandungan plastik dan/atau lilin harus dilakukan melalui pengujian lebih lanjut di laboratorium,” tulis akun @bpom_ri yang terverifikasi pada 31 Juli 2022.

Selain itu dalam website resmi BPOM, pom.go.id, mereka sudah memberikan pernyataan pada 7 Agustus 2017.

Sehubungan dengan beredarnya video di media sosial mengenai produk bihun yang jika dibakar seolah-olah ada tetesan bahan terbakar, masyarakat perlu lebih memahami tentang bahan yang terkandung dalam produk pangan.

Produk pangan yang memiliki rantai karbon (ikatan antar atom karbon) memiliki kadar air rendah, terutama yang berbentuk tipis dan berpori seperti bihun, mi, kerupuk, biskuit/krakers, dan makanan ringan lainnya dapat terbakar/menyala jika disulut dengan api.
Produk pangan yang terbakar/menyala tersebut tidak dapat langsung dinyatakan terbukti mengandung plastik dan/atau lilin. Kepastian untuk membuktikan adanya kandungan plastik dan/atau lilin harus dilakukan melalui pengujian lebih lanjut di laboratorium.

Badan POM melakukan evaluasi keamanan, mutu, dan gizi pangan termasuk terhadap semua bahan yang digunakan untuk pembuatan pangan olahan sebelum pangan tersebut diedarkan dan memberikan nomor izin edar (MD atau ML) yang dicantumkan pada labelnya. Apabila produk pangan sudah memiliki nomor izin edar Badan POM, berarti produk tersebut aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Bihun asal China terbuat dari plastik adalah tidak benar. BPOM menjelaskan produk pangan yang memiliki rantai karbon dengan kadar air rendah, seperti bihun, mi, kerupuk, biskuit/krakers, dan makanan ringan lainnya dapat terbakar/menyala jika disulut dengan api. Jadi bukan karena terbuat dari plastik.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi
https://www.instagram.com/p/CgrKWtmvQ4g/
https://www.pom.go.id/new/view/more/klarifikasi/56/PENJELASAN-BADAN-POM--TENTANG--PRODUK--BIHUN-YANG-JIKA-TERBAKAR-MENIMBULKAN-TETESAN--BAHAN-TERBAKAR-MENYALA.html
https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/5279142/cek-fakta-tidak-benar-bihun-dari-china-mudah-terbakar-karena-terbuat-dari-plastik

Rekomendasi