CEK FAKTA: Hoaks Pria ini Diusir Warga Setelah Hina Ibu Negara

Klaim Kharisma Jati diusir warga adalah hoaks. Video itu sama sekali tidak memuat dokumentasi seperti klaim yang beredar.

Rita
Oleh Rita - Reporter
CEK FAKTA: Hoaks Pria ini Diusir Warga Setelah Hina Ibu Negara
Iriana temani para ibu negara di Bali. ©2022 Biro Pers Sekretariat Presiden

Klaim penghina Ibu Negara diusir warga beredar di media sosial. Kanal YouTube Skema Politik mengunggah video disertai klaim "MASYARAKAT TAK TINGGAL DIAM...!!! PENGHINA IBU IRIANA DIUSIR PAKSA" pada 21 November 2022. Video berdurasi 10.04 detik tersebut telah ditonton lebih dari 35 ribu kali.

Video itu memuat gabungan dari beberapa orang yang memberikan tanggapan dan tangkapan layar unggahan warganet yang dinilai menghina Ibu Negara, Iriana Jokowi.

Penelusuran

Tim cek fakta telah menonton penuh video yang beredar. Hasilnya tidak ditemukan narasi atau dokumentasi yang dapat membuktikan kebenaran klaim. Narator dalam video itu membacakan kembali artikel berjudul "Ketua RT Terima Laporan dari Warga Karisma Jati Olok-Olok Ibu Negara" yang diterbitkan pojoksatu.id. Dalam tulisan itu Ketua RT, Muhammad Nasri menyebut Kharisma Jati, orang yang diduga melecehkan Ibu Negara dikenal sebagai sosok yang baik. Nasri sama sekali tidak menyebut warga setempat mengusir Jati setelah ada unggahan tersebut.

Narator juga menyebut Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka mengambil sikap santai saat seorang warganet meminta Divisi Humas Polri menindaklanjuti cuitan dari pemilik akun Twitter @KoprofilJati.

"Halah santai aja bang," tulis Gibran, Jumat (18/11).

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum melakukan penangkapan terhadap sosok yang menghina Iriana karena tindakan tersebut termasuk dalam pelanggaran hukum atas delik aduan. Artinya, jika tidak ada yang melaporkan pemilik akun tersebut, polisi tidak akan melakukan penangkapan.

Dilansir dari merdeka.com, Gerson Johannes Girsang, kuasa hukum KJ mengatakan bahwa kliennya tidak bermaksud mengolok-olok sosok Ibu Negara.

"Tidak ada maksud kebencian atau apa pun. Hanya itu sifatnya spontan. Latar belakangnya dia sebagai komikus. Spontan saja melihat seperti itu," kata Gerson saat dihubungi, Senin (21/11).

KJ pun meminta maaf pada Iriana dan keluarga besar dengan mengunggah surat terbuka di Facebook serta berharap dapat melakukan rekonsiliasi agar tidak diproses secara hukum. Surat permintaan secara online ini ditulis karena KJ belum berkesempatan untuk meminta maaf kepada Iriana Jokowi secara langsung.

"Surat Terbuka Permintaan Maaf. Kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta seluruh Keluarga Besar Kepresidenan. Dengan ini Saya Kharisma Jati meminta maaf kepada Keluarga Besar Presiden RI atas unggahan saya di media sosial yang menyinggung perasaan kerabat, staf, dan pejabat di lingkungan kepresidenan.

Permintaan maaf ini saya nyatakan dengan tulus dari lubuk hati yang paling dalam tanpa unsur keterpaksaan maupun kepura-puraan. Dan jika dari pihak terkait bermaksud untuk mengadakan tuntutan hukum maka saya akan menerima dengan lapang dada atas segala hukuman yang adil dan setimpal.

Namun tidak ada sedikitpun permintaan maaf saya terhadap para pendukung fanatik rezim ini yang merasa bisa berbuat sesukanya sendiri tanpa mengindahkan moral dan etika, karena saya bukan penjilat, pembeo, maupun perundung, dan tidak sedikit pun saya membenarkan perbuatan semacam itu. Framing, fitnah dan ujaran kebencian yang mereka buat hanya mencerminkan arogansi dan kemunafikan mereka.

Demikian surat terbuka ini dibuat dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dari pihak manapun," tulisnya, Jumat (18/11).

Sementara itu, thumbnail dalam video merupakan hasil suntingan. Penelusuran menggunakan situs Yandex menghasilkan gambar tersebut pernah digunakan di video dengan klaim "Jadi Dalang Demo Amin Rais Langsug Diringkus!?", "Ngamuk Menolak Diperiksa Ferdy Sambo Dilumpuhkan Tepat di Bagian Kakinya", "Fadly Zon Dilumpuhkan! 2 Bukti ini jadi Modal Kuat Densos 88", dan video lain.

Kesimpulan

Klaim Kharisma Jati diusir warga adalah hoaks. Video itu sama sekali tidak memuat dokumentasi seperti klaim yang beredar.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2022/11/20/ketua-rt-terima-laporan-warga-kalau-kharisma-jati-olok-olok-ibu-negara/
https://www.merdeka.com/cek-fakta/cek-fakta-hoaks-penghina-iriana-jokowi-ditangkap.html

Reporter Magang: Aslamatur Rizqiyah

Halaman
Rekomendasi