Unggahan foto yang memperlihatkan petugas sedang mengevakuasi sebuah jasad yang sudah mengembang di sungai beredar di media sosial. Foto itu diklaim sebagai jasad dari Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang terseret arus sungai Aare beberapa hari lalu.
Foto lainnya memperlihatkan dua orang petugas berdiri disamping kereta dorong berisi jenazah terbungkus kain putih. Kolase foto tersebut juga disertai narasi "Pencarian Eril Kamil dihari ke-6 polisi maritim Swiss temukan Eril."
Penelusuran
Setelah ditelusuri, foto-foto yang diklaim penemuan jenazah Eril di sungai Aare oleh polisi maritim Swiss adalah tidak benar.
Foto yang memperlihatkan petugas mengevakuasi jenazah yang mengambang di sebuah sungai telah beredar di internet sejak 2014. Foto itu diunggah situs capitalnewspaper.co.za pada 12 Agustus 2014 berjudul "Body found floating in the Msunduzi river".
Artikel itu menjelaskan tentang Mayat ditemukan mengambang tertelungkup, dekat dengan kampus DUT, di luar Woodhouse Road.
Sementara foto lainnya yang memperlihatkan dua orang petugas berdiri disamping kereta dorong berisi jenazah yang terbungkus kain putih pernah dimuat situs kenyans.co.ke pada 25 September 2018 dengan judul, “Kenyan Woman in US Found Dead After Missing for 1 Month.”
Menurut situs tersebut, seorang wanita Kenya yang tinggal di AS ditemukan tewas setelah keluarganya melaporkan dia hilang satu bulan lalu.
Mayatnya ditemukan oleh petugas Patroli Jalan Raya California (CHP) yang menanggapi kecelakaan yang tidak terkait pada Minggu sore di Alameda County.
Petugas melihat mobil Mercedes-Benz yang terguling dari jalan raya dan mendarat di dasar tanggul.
Pencarian Eril
Sementara itu, dikutip dari merdeka.com yang diunggah pada 8 Juni 2022, Total sudah 30 Km dari 17.779 Km persegi luas Sungai Aare di Bern, Swiss telah disisir petugas Kepolisian setempat. Upaya tersebut untuk mencari keberadaan Emmeril Kahn Mumtadz atau Eri.
Dikutip laman KBRI Bern, hingga kini operasi pencarian Eril masih terus dilakukan.
Dilaporkan, metode pencarian diyakini akan berubah-ubah mengingat dinamisnya perkembangan cuaca setempat. Selain itu, perubahan metode ini juga selalu memperhatikan aspek keselamatan seluruh petugas yang terlibat pada misi pencarian.
Saat cuaca baik, jumlah pengunjung di sungai Aare cenderung meningkat. Misalnya pada musim panas tahun 2021, jumlah pengunjung yang beraktivitas di sungai Aare dapat mencapai 18.000 orang dalam satu hari.
Kepolisian Bern menilai bahwa peningkatan pengunjung akan memberikan dampak positif bagi upaya pencarian.
KBRI Bern mendapatkan kabar hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, pada hari Kamis (26/5) pukul 11.24. Menurut penjelasan Kepolisian Eril mengalami situasi darurat pada saat berenang.
Sejak menerima laporan orang hilang, Kepolisian Swiss berkomitmen akan terus berupaya keras untuk menemukan Eril dengan mengerahkan berbagai metode pencarian.
Mulai hari Selasa (7/6), KBRI Bern akan menerbitkan informasi mengenai perkembangan pencarian Emmeril Kahn Mumtadz secara berkala dan apabila terdapat informasi penting dari otoritas setempat.
Kesimpulan
Foto-foto yang diklaim penemuan jenazah Eril di sungai Aare oleh polisi maritim Swiss adalah tidak benar. Sampai saat ini, pencarian Eril masih terus dilakukan oleh kepolisian Swiss.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Referensi
https://capitalnewspapers.co.za/14948/body-found-floating-msunduzi-river/
https://www.merdeka.com/peristiwa/update-pencarian-eril-total-30-km-wilayah-sungai-aare-telah-disisir-petugas.html
https://cekfakta.tempo.co/fakta/1725/keliru-kolase-foto-polisi-maritim-swiss-temukan-jasad-eril-di-sungai-aare