Beredar unggahan di media sosial yang menyebutkan jika tentara Ukraina menggunakan kucing untuk menemukan penembak jitu Rusia melalui laser yang terpasang pada senapan mereka.
Unggahan itu berupa foto tentara yang sedang menggendong hewan kucing. Kucing itu bernama Mikael yang diklaim bisa mengungkap lokasi penembak.
"Kucing tentara #Ukraina dilatih untuk menemukan dan mengarahkan lokasi titik laser #Russiansniper. Ini adalah Mikael 'Panther of Kharkiv' yang dengan satu tangan mengungkap lokasi 4 Penembak Jitu yang berakhir dengan kematian mereka."
Penelusuran
Hasil penelusuran, klaim tentang kucing pemburu penembak jitu di Ukraina itu tidak benar. Dikutip dari AFP Fact Check, foto prajurit dengan kucing tersebut telah beredar di Twitter sejak 2018 lalu.
Mantan direktur Institut Perang Modern di West Point yang menjabat sebagai penasihat pertahanan untuk Ukraina dari 2016-2018, Liam Collins, menggambarkan klaim itu tidak benar.
"Saya tidak bisa membayangkan seekor kucing dilatih untuk mengikuti pasukan di sekitar dan menunggu laser. Penembak jitu sejati tidak akan memberikan posisi mereka," katanya kepada AFP.
"Saya kira ada kemungkinan seseorang akan memiliki penunjuk yang terlihat pada senapan mereka, tetapi saya tidak dapat membayangkan mengapa ada orang yang melakukan itu. Dan lalu apa yang akan dilakukan kucing itu? Berlari mengelilingi ruangan mengejar laser seperti mainan? Apa gunanya bagi prajurit itu?" tambahnya.
Kesimpulan
Kucing Ukraina yang diklaim bisa menemukan penembak jitu Rusia adalah tidak benar. Faktanya, tidak ada bukti untuk menguatkan klaim tersebut.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Referensi
https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.324V9UT