Sebuah video menyebutkan 23 provinsi di Indonesia berpotensi tenggelam. Dalam video berjudul "Waspada! Tak hanya Jakarta, inilah 23 Daerah Indonesia yang diprediksi akan TENGGELAM!", disebutkan 23 provinsi yang terancam tenggelam, seperti Papua, Papua Barat, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jambi, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat, dan Aceh.
Penelusuran
Cek fakta merdeka.com menelusuri informasi tersebut. Hasilnya, 23 provinsi itu bukan sepenuhnya tenggelam, hanya mengalami banjir rob atau naiknya permukaan air laut.
Mengutip kompas.com berjudul "[HOAKS] 23 Daerah di Indonesia Diprediksi Akan Tenggelam" pada 18 Desember 2021, pihak BMKG menjelaskan bahwa sejumlah wilayah akan mengalami banjir rob selama beberapa hari.
"Tidak tepat disebut tenggelam. Banjir pesisir atau rob lebih pada genangan akibat air laut yang masuk daratan akibat pasang surut," kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo.
BMKG hanya memperingatkan pada sejumlah daerah yang diprediksi akan mengalami banjir rob atau meningkatnya ketinggian pasang air laut.
BMKG juga megabarkan 23 provinsi yang berpotensi alami banjir rob mulai 18 Desember 2021 sampai 22 Desember 2021.
1. Belawan
2. Kepulauan Natuna
3. Kepulauan Riau
4. Bangka Belitung
5. Lampung
6. Banten
7. DKI Jakarta
8. Jawa Barat
9. Jawa Tengah
10. Jawa Timur
11. Bali
12. Kalimantan Barat
13. Kalimantan Selatan
14. Kalimantan Timur
15. Sulawesi Barat
16. Sulawesi Utara
17. Sulawesi Selatan
18. Gorontalo
19. Ternate
20. Halmahera
21. Papua Barat (bagian utara)
22. Papua (bagian utara
23. Merauke
Kesimpulan
Video menyebutkan 23 provinsi di Indonesia terancam tenggelam adalah tidak benar. BMKG memprediksi 23 provinsi yang akan mengalami banjir rob, bukan tenggelam.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.