Beredar sebuah video seorang wanita tega memukuli anak kecil. Video itu diduga terjadi di Desa Tungondeng, Kabupaten Bulukumba. Dalam video berdurasi 26 detik itu, terlihat wanita yang menganiaya anak kecil secara terus-meneru.
Penelusuran
Menurut penelusuran merdeka.com, informasi tersebut adalah tidak benar. Dalam artikel turnbackhoax berjudul "[SALAH] “kejadiannya desa tungondeng kabupaten Bulukumba”" pada 8 Maret 2021, dijelaskan bahwa video tersebut terjadi di Sri Lanka.
Salah satu video dengan isi yang sama sudah dibagikan sebelumnya oleh situs Hiru News pada 2 Maret lalu: “Video sensitif seorang ibu yang menyerang bayi perempuannya yang berusia sembilan bulan saat ini beredar di media sosial. Serangan itu dilakukan oleh seorang perempuan berusia 24 tahun di kawasan Navaladi di Ariyalai, Jaffna. Wanita yang terlibat dalam insiden itu ditangkap dan anak itu telah ditahan polisi. Terungkap bahwa wanita tersebut berasal dari Timur Tengah. Polisi Jaffna sedang melakukan penyelidikan terkait hal ini.
Artikel berita dari situs lain, Ada Derana: “Seorang wanita dari daerah Manithottam di Jaffna telah ditangkap karena memukuli bayinya yang berusia 8 bulan menggunakan tongkat.”
Selain itu, hasil pemeriksaan oleh GALIGO.ID dengan cara mendengarkan bahasa yang digunakan di video, mengkonfirmasi ke salah satu tokoh pemuda Desa Tugondeng, dan konfirmasi ke Kapolres Bulukumba, klaim bahwa lokasi peristiwa terjadi di Bulukumba adalah SALAH.
Kesimpulan
Video wanita menganiaya anak kecil yang terjadi di Bulukumba adalah tidak benar. Video tersebut terjadi di Sri Lanka, saat seorang ibu menganiaya anaknya. Kini pelaku sudah diamankan pihak kepolisian setempat.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Advertisement