Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

CEK FAKTA: Ilmuwan Harvard Ditangkap Karena Berbohong, Bukan Menjual Virus Corona

CEK FAKTA: Ilmuwan Harvard Ditangkap Karena Berbohong, Bukan Menjual Virus Corona Ilustrasi ilmuwan. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Alexander Raths

Merdeka.com - Beredar video tentang pelaku pembuat dan penjual virus corona di Youtube. Salah satu penyebar video ini adalah akun Youtube Official News Update. Dalam video berdurasi 29:19 itu, disebutkan bahwa pelaku dan penjual virus corona sudah ditangkap. Pelaku adalah ilmuwan dari Universitas Harvard bernama Charles Lieber. Kabar ini juga tersebar di akun Twitter @JohnBWellsCTM pada 5 April 2020.

hoaks ilmuwan harvard ciptakan virus coronaYoutube/ OFFICIAL NEWS UPDATE

"USA just discovered the man who manufactured and sold the #coronavirus to #China. Dr #CharlesLieber, head of the chemistry and biology department at #HarvardUniversity, USA. He was just arrested today according to American department sources," tulis akun Twitter @JohnBWellsCTM.

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, kabar soal penangkapan ilmuwan Universitas Harvard bernama Charles Lieber adalah tidak benar. Dalam artikel Liputan6 berjudul "Cek Fakta: Ilmuwan Ditangkap karena Membuat dan Menjual Virus Corona COVID-19 ke China?" pada 10 April 2020, dijelaskan bahwa Lieber ditangkap karena kebohongan yang diperbuat.

Liputan6 menemukan beberapa artikel yang menjelaskan mengenai Charles Lieber. Satu di antaranya artikel berjudul "False headline claim: Harvard Professor arrested for creating and selling the new coronavirus to China" yang diunggah situs reuters.com pada 7 April 2020 lalu.

Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa Kementerian Kehakiman AS memang menangkap Lieber, tapi bukan karena menciptakan virus corona baru untuk dijual ke China.

Lieber dan dua peneliti China di luar Harvard University dituntut pengadilan karena berbohong terkait dugaan keterlibatan mereka dengan pemerintah China.

Penangkapan ketiganya merupakan bagian dari upaya agresif otoritas AS untuk menghalau apa yang mereka sebut sebagai "taktik China untuk mencuri kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi milik AS".

Pada 28 Januari 2020, jaksa menuduh Lieber berbohong soal partisipasinya dalam program Thousands Talents Plan besutan China, yang dibuat untuk merekrut peneliti dari luar negeri.

Kesimpulan

Kabar penangkapan ilmuwan Universitas Harvard bernama Charles Lieber karena menciptakan dan menjual virus corona adalah tidak benar. Charles Lieber ditangkap karena karena berbohong terkait dugaan keterlibatan mereka dengan pemerintah China (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP