CEK FAKTA: Hoaks Pemerintah Tidak Beri Subsidi Dana Haji

Kamis, 10 Juni 2021 16:30 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks Pemerintah Tidak Beri Subsidi Dana Haji Salat Jumat di Masjidil Haram. ©AFP

Merdeka.com - Informasi menyebut pemerintah tidak mengucurkan subsidi dana haji beredar di media sosial. Kabar itu beredar saat pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji tahun ini yang salah satu alasannya karena pandemi Covid-19.

hoaks pemerintah tidak kasih subsidi dana haji
Facebook

"TIDAK ADA SUBSIDI PEMERINTAH UNTUK HAJI??" tulis pengunggah informasi melalui akun Facebook.

Penelusuran

Dari hasil penelusuran merdeka.com, informasi tersebut adalah hoaks. Dalam artikel merdeka.com berjudul "BPKH Siapkan Rp6,9 Triliun untuk Subsidi Biaya Haji" pada 22 Januari 2020, dijelaskan pemerintah tetap memberikan subsidi untuk dana haji.

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memperkirakan biaya rill cost yang dikeluarkan untuk keberangkatan setiap jemaah haji mencapai sebesar Rp70 juta per orang. Namun, kewajiban yang dibayarkan oleh jemaah hanya sekitar Rp35 juta.

Anggota Badan Pelaksana Bidang Keuangan BPKH, Acep Riana Jayaprawira mengatakan, untuk mengejar angka tersebut pihaknya memberikan subsidi hingga mencapai Rp6,9 triliun. Adapun dana tersebut diperoleh melalui penempatan dana haji di investasi dan bank.

"Riil ongkos Rp70 juta. Padahal mereka bayar hanya 35 juta. Sisanya kekurangan Rp6,9 triliun itu yang dicari oleh BPKH atau subsidi ini," kata dia dalam Media Biefing, di Jakarta, Rabu (22/1).

Kemudian dalam artikel merdeka.com berjudul "BPKH Siap Kembalikan Dana Calon Jemaah Haji Batal Berangkat di 2021" pada 7 Juni 2021, dijelaskan bahwa akan ada pengembalian dan auntuk jamaah haji yang gagal berangkal tahun 2021.

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memastikan akan melakukan pengembalian dana bagi calon jemaah haji yang ingin menarik kembali dananya imbas pembatalan haji tahun 2021.

Namun demikian, memang ada konsekuensi tertentu jika dana haji yang mengendap ditarik kembali. Calon jemaah bisa kehilangan antreannya dan harus mengulang proses pendaftaran haji dari awal jika kembali berniat menunaikan haji.

"Dan sana yang mengendap tersebut ada nilai manfaatnya," ujarnya.

Anggito menambahkan, BPKH diamanahkan untuk mensubsidi dana untuk jemaah haji yang berangkat. Seperti yang diketahui, biaya haji yang dipatok seharga Rp70 juta.

"Tapi yang dibayarkan hanya Rp35 juta saja, jadi kita mencari sisanya itu dari beberapa sumber pendanaan yang lain," katanya.

Kesimpulan

Informasi pemerintah tidak memberikan subsidi dana haji adalah hoaks. Pemerintah masih memberikan subsidi dana haji pada tahun 2020.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Cek Fakta
  3. Dana Haji
  4. Haji 2021
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini