Shayne Pattynama Ungkap Pembicaraan dengan John Herdman, Bawa Harapan Baru untuk Timnas Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, berbagi informasi mengenai diskusinya dengan pelatih baru tim Garuda, John Herdman.

Radifa Arsa
Oleh Radifa Arsa - Reporter
Shayne Pattynama Ungkap Pembicaraan dengan John Herdman, Bawa Harapan Baru untuk Timnas Indonesia
John Herdman menggantikan posisi Patrick Kluivert yang hengkang bersama jajarannya pada Oktober 2025, selepas gagal membawa skuad Garuda lolos Piala Dunia 2026. Tampak dalam foto, pelatih kep (John Herdman menggantikan posisi Patrick Kluivert yang hengkang bersama jajarannya pada Oktober 2025, selepas gagal membawa skuad Garuda lolos Piala Dunia 2026. Tampak dalam foto, pelatih kep)

Shayne Pattynama, bek Timnas Indonesia, membagikan pengalaman pertemuannya dengan pelatih baru skuad Garuda, John Herdman, saat pertandingan antara Persija Jakarta dan Madura United. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 23 Januari 2026 itu menjadi momen tak terduga ketika Shayne bertemu dengan Herdman yang hadir untuk memantau penampilan para pemain Timnas Indonesia.

"Saat saya menyaksikan pertandingan, seseorang menepuk punggung saya dan mengatakan kepada saya untuk berbicara ke pelatih kepala Timnas Indonesia. Kemudian kami berbicara dan duduk bersebelahan," kata pemain berdarah Maluku itu. Dalam percakapan yang berlangsung sekitar 45 menit tersebut, Shayne mengungkapkan rasa kagumnya terhadap John Herdman. Dia merasa banyak hal positif yang bisa dipelajari dari interaksinya dengan pelatih tersebut.

"Saya pikir kami berbincang selama 45 menit. Saat itu, tunangan saya juga berada di sana, jadi kami berbicara dengan tunangan saya. Saya memiliki kesan pertama yang sangat baik mengenai dia." Kesan positif ini menunjukkan bahwa Shayne sangat menghargai kesempatan untuk berbicara langsung dengan pelatih yang baru saja bergabung dengan Timnas Indonesia.

Bahas Banyak Hal

Setelah Berbincang 45 Menit, Shayne Pattynama Ungkap John Herdman Punya Rencana Besar untuk Timnas Indonesia
Shayne Pattynama. (Doc Persija) Persija

Shayne menyatakan bahwa ia telah membahas banyak hal dengan John Herdman. Menurut Shayne, pelatih asal Inggris tersebut mengungkapkan banyak rencana besar untuk Timnas Indonesia. "Dia benar-benar punya banyak rencana besar untuk Timnas Indonesia. Dari pembicaraan itu, dia juga membicarakan cara dia melihat hal-hal lain, termasuk juga tentang karier saya. Kami berbicara juga tentang pertandingan," ujarnya.

Keduanya juga mendiskusikan dua pemain timnas yang sedang bertanding, yaitu Jordi Amat dan Rizky Ridho, yang menjadi duet utama di lini pertahanan skuad Macan Kemayoran. "Di saat itu, ada beberapa pemain tim nasional yang bermain. Sebab, Jordi dan Ridho bermain juga. Bagi saya, itu adalah percakapan yang menyenangkan. Saya benar-benar merasa memiliki kesan yang sangat baik tentang dia," ucapnya.

Peluang untuk tampil

Setelah Berbincang 45 Menit, Shayne Pattynama Ungkap John Herdman Punya Rencana Besar untuk Timnas Indonesia
Shayne Pattynama. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi) Bola.com

Perubahan posisi pelatih kepala Timnas Indonesia bisa menjadi titik balik yang signifikan bagi karier Shayne Pattynama. Hal ini dikarenakan dalam beberapa waktu terakhir, Shayne mengalami kesulitan untuk mendapatkan tempat di posisi bek kiri dalam skuad Garuda.

Di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, Shayne Pattynama harus bersaing dengan Pratama Arhan, bek kiri lokal yang juga memperkuat Timnas Indonesia. Setelah itu, persaingannya semakin ketat dengan kehadiran Nathan Tjoe-A-On, yang menambah tantangan bagi Shayne.

Kesempatan bagi bek kelahiran Lelystad, Belanda, ini semakin berkurang setelah skuad Merah Putih kedatangan Calvin Verdonk. Verdonk telah menjadi pilihan utama baik di era Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert, sehingga membuat Shayne sulit menemukan tempat di tim.

Sejak saat itu, Shayne mengalami kesulitan untuk mendapatkan kesempatan bermain di skuad Garuda. Momen terakhir di mana ia tampil selama 2x45 menit adalah saat menghadapi Chinese Taipei dalam uji coba pada medio September 2025.

Rekomendasi