Tak Terduga! Bodo/Glimt Tendang Inter Milan dari Liga Champions dan Cetak Momen Bersejarah

Kejutan besar terjadi di panggung Eropa. Bodo/Glimt mencetak sejarah setelah menyingkirkan Inter Milan dari Liga Champions 2025/2026.

Gregah Nurikhsani
Oleh Gregah Nurikhsani - Reporter
Tak Terduga! Bodo/Glimt Tendang Inter Milan dari Liga Champions dan Cetak Momen Bersejarah
Begitu babak pertama dimulai, Inter Milan sudah tancap gas menggempur pertahanan Bodo/Glimt. Tampak dalam foto, pemain Inter Milan, Francesco Pio Esposito (kanan) berebut bola dengan Patrick (Begitu babak pertama dimulai, Inter Milan sudah tancap gas menggempur pertahanan Bodo/Glimt. Tampak dalam foto, pemain Inter Milan, Francesco Pio Esposito (kanan) berebut bola dengan Patrick)

Kejutan besar terjadi di panggung Eropa ketika Bodo/Glimt mencetak sejarah dengan menyingkirkan Inter Milan dari Liga Champions 2025/2026.

Klub asal Norwegia ini berhasil memastikan tiket ke-16 besar setelah memenangkan duel knockout play-off dengan agregat 5-2, yang berakhir dramatis di San Siro, Rabu (25/02/2026). Hasil ini langsung tercatat sebagai salah satu kejutan terbesar dalam sejarah kompetisi tersebut.

Meskipun Inter Milan berstatus sebagai finalis musim lalu dan lebih difavoritkan, terutama karena mereka bermain di kandang sendiri pada leg kedua, kenyataan di lapangan justru berbeda. Bodo/Glimt tampil dengan penuh percaya diri, bermain disiplin, dan memanfaatkan kesalahan lawan dengan menunjukkan efektivitas tinggi di momen-momen penting pertandingan.

Kemenangan 2-1 di San Siro menutup rangkaian performa luar biasa klub yang tengah menjalani musim bersejarah di Eropa. Keberhasilan ini bukan hanya sekadar lolos ke fase berikutnya, tetapi Bodo/Glimt juga menorehkan rekor penting yang semakin mengukuhkan nama mereka di kompetisi elite antarklub Eropa.

Dengan pencapaian ini, mereka menunjukkan bahwa tim-tim kecil pun memiliki peluang untuk bersaing di level tertinggi, mengubah pandangan banyak orang tentang kekuatan sepak bola Norwegia. Penampilan mereka yang konsisten dan strategi permainan yang cerdas menjadi kunci sukses dalam menaklukkan raksasa seperti Inter Milan.

Hal ini tentunya akan menjadi motivasi tambahan bagi mereka untuk terus berjuang dan memberikan yang terbaik di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Klub Norwegia Pertama yang Lolos di Era Liga Champions Modern

2 Sejarah Diukir Bodo/Glimt Seusai Menyingkirkan Inter Milan Sang Finalis Liga Champions Musim Lalu
Fokus menguasai laga, Inter Milan justru dikejutkan oleh gol yang dicetak Jens Petter Hauge di menit ke-58. Bodo/Glimt unggul 0-1. Tampak dalam foto, pemain Bodo/Glimt, Jens Petter Hauge (tengah) merayakan golnya bersama rekan-rekan setimnya selama pertandingan babak playoff Liga Champions 2025-2026 melawan Inter Milan di stadion San Siro, Italia, Selasa 24 Februari 2026 waktu setempat atau Rabu (25/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Lolosnya Bodo/Glimt ke-16 besar merupakan pencapaian bersejarah bagi sepak bola Norwegia. Mereka menjadi tim pertama dari negara tersebut yang sukses memenangkan duel fase gugur Liga Champions setelah perubahan nama kompetisi pada tahun 1992.

Prestasi ini semakin istimewa karena diraih dengan cara yang tidak biasa. Bodo/Glimt tidak hanya berhasil menyingkirkan Inter, tetapi juga menunjukkan kemampuannya untuk bersaing dengan klub-klub dari liga-liga top Eropa.

Dalam perjalanan mereka di Liga Champions musim ini, Bodo/Glimt mencatatkan rekor yang unik. Mereka menjadi tim pertama dari luar lima liga utama Eropa yang meraih empat kemenangan berturut-turut melawan klub-klub dari liga tersebut sejak era Ajax pada musim legendaris 1971/1972.

Pencapaian ini tidak hanya membanggakan bagi klub, tetapi juga bagi seluruh penggemar sepak bola Norwegia yang melihat tim mereka mampu berprestasi di pentas Eropa.

Empat Kemenangan Besar yang Mengguncang Eropa

2 Sejarah Diukir Bodo/Glimt Seusai Menyingkirkan Inter Milan Sang Finalis Liga Champions Musim Lalu
Rapatnya lini pertahanan Bodo/Glimt membuat gempuran serangan tuan rumah sulit berbuah gol. Skor imbang 0-0 bertahan hingga babak pertama usai. Tampak dalam foto, pemain Inter Milan, Nicolo Barella (kiri) berebut bola dengan pemain Bodo/Glimt selama pertandingan babak playoff Liga Champions 2025-2026 di stadion San Siro, Italia, Selasa 24 Februari 2026 waktu setempat atau Rabu (25/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Perjalanan luar biasa Bodo/Glimt tidak terjadi begitu saja. Mereka berhasil mengalahkan sejumlah tim besar yang selama ini dikenal dominan di kompetisi Eropa. Kemenangan pertama yang mencolok terjadi ketika mereka menumbangkan Manchester City dengan skor 3-1.

Hasil tersebut segera memberikan sinyal bahwa Bodo/Glimt bukanlah tim kejutan biasa. Selanjutnya, mereka kembali mengejutkan banyak pihak dengan menaklukkan Atletico Madrid 2-1. Tim yang dikenal tangguh dan disiplin tersebut gagal menghentikan permainan cepat serta agresivitas dari wakil Norwegia ini.

Dominasi Bodo/Glimt berlanjut ketika mereka meraih kemenangan 3-1 atas Inter pada pertemuan pertama. Hasil ini menjadi fondasi penting sebelum mereka kembali meraih kemenangan 2-1 di San Siro, yang memastikan langkah bersejarah mereka ke babak 16 besar.

Empat kemenangan yang diraih bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa Bodo/Glimt mampu menantang dominasi klub-klub besar Eropa, bahkan saat banyak pihak meragukan peluang mereka di awal kompetisi. Kini, Bodo/Glimt akan menghadapi Manchester City atau Sporting Lisbon di babak 16 besar Liga Champions.

Rekomendasi