Perenang asal Indonesia, Jason Donovan Yusuf, merasa terkejut saat berhasil meraih medali emas di SEA Games 2025 yang berlangsung pada Rabu, 10 Oktober 2025. Dia mencatatkan waktu tercepat di nomor 100 meter gaya punggung putra dengan catatan waktu 55,08 detik, yang menjadi prestasi luar biasa baginya. Ini adalah debutnya di ajang SEA Games, dan selain meraih medali emas, Akuatik Indonesia juga berhasil menyumbangkan medali perak di nomor yang sama.
Perenang lainnya, Farel Armandio Tangkas, berhasil meraih posisi kedua, bersaing ketat dengan Jason. Jason mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini, "Perasaannya senang banget bisa menyumbang emas untuk Indonesia di hari pertama SEA Games," katanya dalam rilis dari NOC Indonesia. Dia juga menambahkan, "Enggak nyangka juga bisa dapat medali emas, padahal ini SEA Games pertama aku dan bisa langsung dapat emas." Meskipun telah meraih prestasi yang membanggakan, Jason mengaku masih memiliki ambisi untuk meraih medali di nomor-nomor lainnya.
Dia menyatakan, "Besok masih ada 50m punggung dan 50m bebas, harapannya bisa menjadi yang lebih baik dari hari ini." Dengan semangat yang tinggi, Jason siap menghadapi tantangan selanjutnya di SEA Games 2025 dan berharap dapat memberikan yang terbaik untuk Indonesia.
Advertisement
Target Selanjutnya
Farrel, yang berhasil meraih medali perak, juga merasakan perasaan yang sama. Ia menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari usaha maksimal yang telah dilakukannya pada nomor 100 meter gaya punggung putra.
"Yang pasti senang dengan hasil usaha saya yang sudah maksimal, dan meraih medali itu bonus buat saya. Selanjutnya masih turun di 200m gaya punggung putra, targetnya semoga bisa cetak best time," kata Farrel.
Ia merasa bangga dengan pencapaiannya dan menganggap medali perak sebagai penghargaan atas kerja kerasnya. Farrel berharap dapat menunjukkan performa terbaiknya di nomor berikutnya, yaitu 200 meter gaya punggung putra. Dengan semangat yang tinggi, ia bertekad untuk memperbaiki catatan waktu yang pernah diraihnya sebelumnya.
Advertisement
Kejutan Menyenangkan
Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, mengungkapkan kebanggaannya terhadap prestasi yang diraih para perenang pada hari pertama SEA Games 2025.
Terlebih lagi, medali emas yang diperoleh oleh atlet muda seperti Jason menjadi pencapaian yang sangat membanggakan. Ia berharap agar keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi atlet lainnya yang akan berlaga di nomor-nomor selanjutnya.
Harlin percaya bahwa medali emas ini bisa menjadi pendorong semangat bagi perenang muda lainnya untuk terus berprestasi.
"Luar Biasa! Ini kejutan yang menggembirakan, semoga ini bisa membuka keran medali untuk atlet-atlet akuatik lainnya, dan buat atlet-atlet muda seperti Jason tidak perlu takut sama lawan walau masih muda, justru bisa bikin kejutan," jelas Harlin.
Ia juga menambahkan, "Jason juga masih ada beberapa nomor lagi, mudah-mudahan bisa berlanjut prestasinya dan bisa ditiru buat atlet akuatik lainnya."
Advertisement
Hasil Pembinaan
Hal yang serupa juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Akuatik Indonesia, Ali Patiwiri. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan keberhasilan nyata dalam pembibitan atlet muda yang dilakukan oleh Akuatik Indonesia. "Ini salah satu bukti pembinaan panjang PB Akuatik Indonesia," ucap Ali. Wakil Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Sarman Simanjorang, berharap agar setiap hari lagu Indonesia Raya dapat terus berkumandang di Venue Renang Sea Games 2025.
Di sisi lain, Manajer Timnas Akuatik Indonesia, Wisnu Wardhana, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari upaya pembibitan yang telah dilakukan oleh PB Akuatik Indonesia. Ia menyatakan bahwa proses pembentukan para atlet muda sudah berlangsung selama delapan tahun. "Alhamdulillah, sebetulnya dalam hati kita berharap Jason bisa mencuri. Ternyata benar dia adalah pencuri ulung yang bisa mencuri medali Emas dan mengalahkan juara bertahan di nomor ini," ujar Wisnu.
"Kami sangat berterima kasih dengan pembinaan akuatik yang selama 8 tahun ini terus berjuang untuk mencetak atlet berprestasi," tambahnya.
Wisnu juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, serta Presiden NOC Indonesia, Raja Saptaoktohari, atas semua dukungan yang diberikan untuk Akuatik Indonesia.
"Terima kasih juga pak Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, Pak Menpora, Erick Thohir dan Presiden NOC Indonesia, Raja Saptaoktohari dengan semua dukungannya untuk Akuatik Indonesia," tutup Wisnu Wardhana.