John Herdman Buka Kans Pemain Diaspora Membela Timnas Indonesia, Tiga Nama Ini Berpotensi Dinaturalisasi

Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan tetap memberikan kesempatan kepada pemain diaspora untuk bergabung dan memperkuat Skuad Garuda.

Rizki Hidayat
Oleh Rizki Hidayat - Reporter
John Herdman Buka Kans Pemain Diaspora Membela Timnas Indonesia, Tiga Nama Ini Berpotensi Dinaturalisasi
John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB. Dia diikat kontrak 2 tahun, plus opsi perpanjangan 2 tahun. (Bola.com/Wiwig Prayugi) ((Bola.com/Wiwig Prayugi))

Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan tetap membuka kesempatan bagi pemain diaspora untuk bergabung dengan Skuad Garuda. Ini disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, pada Selasa (13/1/2026) pagi WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Herdman menekankan pentingnya Kualifikasi Piala Dunia 2030 sebagai tujuan utama bagi Timnas Indonesia ke depan. Ia berpendapat Indonesia memerlukan banyak pemain berkualitas agar dapat bersaing di tingkat internasional.

“Ya, saya rasa kalau Anda melihat perjalanan saya bersama Kanada, saya punya filosofi yang sangat jelas,” ungkap Herdman.

“Untuk bisa bersaing di panggung dunia, Anda membutuhkan pemain level satu dan dua, pemain yang bermain di lima liga top dunia,” tambahnya.

Pernyataan tersebut memperkuat indikasi proses naturalisasi pemain keturunan masih menjadi bagian integral dari strategi jangka panjang Timnas Indonesia.

Sejumlah nama diaspora pun kembali muncul sebagai kandidat potensial untuk memperkuat tim. Siapa saja mereka? Berikut ini ulasannya.

John Herdman Buka Pintu Lebar Pemain Diaspora Bela Timnas Indonesia, 3 Nama Ini Berpotensi Dinaturalisasi?
John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB. Dia diikat kontrak 2 tahun, plus opsi perpanjangan 2 tahun. (Bola.com/Wiwig Prayugi) (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Salah satu pemain yang menarik perhatian adalah Jayden Quinn Oosterwolde. Pemain dengan tinggi 189 cm ini saat ini bermain untuk Fenerbahce di Super Lig Turki sejak Januari 2023.

Oosterwolde memulai kariernya di akademi FC Twente pada tahun 2016, sebelum berhasil menembus tim U-17 dan U-19. Ia kemudian dipromosikan ke tim senior FC Twente pada musim 2020/2021.

Selanjutnya, kariernya berlanjut ke Italia setelah dipinjamkan ke Parma pada awal 2022, yang kemudian dipermanenkan pada 1 Juli 2022. Bersama Fenerbahce, Oosterwolde telah tampil dalam 89 pertandingan di berbagai ajang, termasuk Kualifikasi Liga Champions, dan mencetak dua gol untuk klub yang dikenal dengan julukan Sari Kanaryalar.

Oosterwolde lahir di Zwolle, Belanda, pada 26 April 2001, dan memiliki keturunan Indonesia-Belanda serta Suriname.

Meskipun menerima tawaran untuk membela Timnas Indonesia dan Suriname, ia sebelumnya lebih memilih untuk fokus pada Belanda.

"Mereka meminta saya (membela Indonesia). Tim Suriname juga meminta saya, tapi saya menundanya. Saya tidak pernah menolak, namun itu sama sekali tidak ada dalam agenda," ungkap Oosterwolde kepada ESPN pada 25 November 2024. Salah satu keunggulan Oosterwolde adalah kemampuannya untuk bermain di berbagai posisi.

Selain sebagai bek kiri, ia juga dapat berfungsi sebagai bek tengah maupun gelandang. Kombinasi antara kekuatan defensif, kecepatan, dan kontribusi dalam menyerang menjadikannya aset yang ideal bagi Timnas Indonesia.

John Herdman Buka Pintu Lebar Pemain Diaspora Bela Timnas Indonesia, 3 Nama Ini Berpotensi Dinaturalisasi?
John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB. Dia diikat kontrak 2 tahun, plus opsi perpanjangan 2 tahun. (Bola.com/Wiwig Prayugi) (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Tristan Gooijer adalah nama yang telah lama diasosiasikan dengan proses naturalisasi. Pemain yang lahir di Blacirum, Belanda, pada 2 September 2004 ini memiliki keturunan Indonesia dari neneknya yang berasal dari Maluku.

Saat ini, Gooijer berkarier di PEC Zwolle dengan status pinjaman dari Ajax U-21 dan dikenal sebagai pemain yang memiliki kemampuan bermain di berbagai posisi. Menurut data dari Transfermarkt, ia dapat beroperasi sebagai fullback kanan, bek tengah, fullback kiri, gelandang bertahan, serta gelandang sayap kanan dan kiri.

Kehadiran Gooijer diharapkan dapat meningkatkan kedalaman lini belakang Timnas Indonesia. Ia mengikuti jejak sejumlah pemain serbabisa lainnya seperti Kevin Diks, Sandy Walsh, dan Calvin Verdonk, yang sering kali ditempatkan secara fleksibel dalam formasi tiga atau lima bek.

Dengan latar belakang dan kemampuan yang dimilikinya, Gooijer berpotensi menjadi aset berharga bagi tim nasional.

John Herdman Buka Pintu Lebar Pemain Diaspora Bela Timnas Indonesia, 3 Nama Ini Berpotensi Dinaturalisasi?
John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB. Dia diikat kontrak 2 tahun, plus opsi perpanjangan 2 tahun. (Bola.com/Wiwig Prayugi) (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Jenson Seelt. Saat ini, bek tengah yang memiliki tinggi 195 cm ini bermain untuk VfL Wolfsburg dengan status pinjaman dari klub Premier League, Sunderland.

Menariknya, Seelt diketahui memiliki keturunan Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Ambon. Ia lahir di Ede, Belanda, dan memulai kariernya di akademi PSV Eindhoven sebelum pindah ke Inggris pada tahun 2023.

Seelt telah menjalani debutnya bersama Sunderland dan menjadi sorotan media Inggris sebagai bek muda yang memiliki potensi besar. Ia bahkan tampil sebagai starter pada pekan pertama Premier League 2025/2026, pada Sabtu (16/8/2025), dan bermain selama 53 menit saat Sunderland meraih kemenangan telak 3-0 atas West Ham.

Dengan postur tubuh yang ideal serta kemampuan duel udara yang sangat baik, Seelt dianggap sangat cocok untuk memperkuat pertahanan modern Timnas Indonesia, terutama dalam menghadapi kompetisi yang ketat di tingkat Asia dan dunia.

Rekomendasi