Posisi pelatih kepala Timnas Indonesia masih kosong. Patrick Kluivert merupakan orang terakhir yang menjabat sebagai pelatih di posisi tersebut.
Dalam beberapa minggu terakhir, proses pencarian pelatih baru oleh PSSI terus berlangsung. Beberapa nama calon pelatih pun mulai muncul ke permukaan.
Salah satu anggota Exco PSSI, Endri Erawan, menyatakan telah melakukan wawancara dengan dua pelatih. Namun, keputusan akhir mengenai siapa yang akan melatih Timnas Indonesia belum dapat ditentukan.
“Biarkan Pak Erick Thohir fokus dulu di SEA Games, setelah itu mungkin kita akan adakan rapat Exco dengan pak ketum, insyaallah bulan ini atau paling lambat bulan depan ada nama yang bisa diumumkan oleh federasi,” ungkap Endri dalam sesi konferensi pers di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (16/12/2025).
Dengan demikian, semua pihak masih menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai pelatih baru yang akan memimpin tim nasional.
Advertisement
Syarat Pelatih Baru
Endri Erawan menjelaskan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pelatih baru Timnas Indonesia yang akan datang.
Salah satu syarat tersebut adalah pelatih harus lebih lama tinggal di Indonesia. Selain itu, pelatih yang terpilih juga diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan pelatih lokal di tanah air, bukan hanya fokus pada pelatihan Tim Merah-Putih.
"Kalau perlu pindah tinggal di Indonesia karena harapan kami, pelatih yang dipilih nantinya harus berkontribusi kepada pelatih-pelatih lokal," tegas Endri.
Dengan demikian, peran pelatih tidak hanya terbatas pada tim utama, tetapi juga mencakup pengembangan kapasitas pelatih-pelatih lokal.
Ini penting untuk menciptakan ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Indonesia. Pelatih baru diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas, sehingga tidak hanya mencetak prestasi di tingkat timnas tetapi juga meningkatkan kualitas sepak bola secara keseluruhan di Tanah Air.
Keterlibatan pelatih dalam pengembangan lokal diharapkan dapat memperkuat fondasi sepak bola Indonesia di masa depan.
Advertisement
PSSI Tak Mau Ulangi Kesalahan
Endri Erawan menegaskan PSSI berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan yang pernah terjadi. Mereka tidak ingin terjebak dalam situasi yang tidak jelas, seperti membeli kucing dalam karung.
"Kami tidak ingin membeli kucing dalam karung, pelatih terbaik betul-betul hatinya untuk Timnas Indonesia. Kami tidak mau kejadian kurang baik sebelum ini terulang lagi," tandas Endri.
PSSI bertekad untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil berkaitan dengan pelatih tim nasional adalah yang terbaik. Mereka ingin memastikan bahwa pelatih yang dipilih benar-benar memiliki dedikasi dan komitmen untuk membangun Timnas Indonesia ke arah yang lebih baik. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi masalah yang sama di masa depan, dan tim dapat berkembang dengan optimal.