Barcelona dikenal sebagai salah satu klub paling sukses di Eropa dengan koleksi trofi yang mengesankan. Keberhasilan ini menjadikan klub tersebut sebagai magnet bagi pesepak bola dari berbagai negara, termasuk Argentina. Sejak berdirinya klub, tercatat sudah 16 pemain asal Argentina yang berkesempatan bermain di Barcelona.
Namun, para pemain dari Negeri Tango ini tidak hanya sekadar singgah di Camp Nou. Banyak di antara mereka yang berhasil memberikan dampak signifikan bagi tim. Salah satu contohnya adalah Lionel Messi, yang diakui sebagai salah satu pemain terbaik di dunia saat ini. Penyerang yang dijuluki La Pulga ini telah membawa Blaugrana meraih berbagai trofi bergengsi selama kariernya di klub.
Namun, tidak semua pemain Argentina yang bergabung dengan Barcelona mendapatkan nasib sebaik Messi. Beberapa di antara mereka mengalami kesulitan dan tidak mampu menunjukkan performa terbaik setelah tiba di klub. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Barcelona merupakan tempat yang menarik bagi banyak pemain, tidak semua orang dapat beradaptasi dan bersinar di bawah tekanan yang ada. Berikut ini adalah enam pemain Argentina yang tidak berhasil berprestasi selama memperkuat Barcelona.
Advertisement
Maxi Lopez bergabung dengan Barcelona dari River Plate pada Januari 2005. Meskipun demikian, ia mengalami kesulitan untuk mendapatkan posisi di tim utama karena harus bersaing dengan pemain-pemain hebat seperti Ronaldinho, Samuel Eto'o, Ludovic Giuly, Henrik Larsson, dan Lionel Messi.
Lopez sempat dipinjamkan ke Real Mallorca pada musim 2006–2007. Namun, striker asal Argentina ini akhirnya dilepas secara permanen ke FC Moscow pada musim berikutnya. Selama kariernya di Barcelona, Lopez hanya berhasil mencetak dua gol dari total 19 pertandingan di berbagai kompetisi. Saat ini, pemain berusia 36 tahun tersebut masih aktif bermain dan membela klub divisi ketiga Italia, Sambenedettese.
Advertisement
Roberto Bonano menunjukkan performa yang mengesankan saat bermain untuk River Plate. Pada musim panas 2001, Barcelona berhasil merekrut kiper asal Argentina ini. Namun, penampilan cemerlangnya di River Plate tidak terulang saat ia membela Barcelona. Ia sering melakukan kesalahan yang fatal, yang berakibat gawang Blaugrana kebobolan. Akibat performanya yang menurun, Bonano akhirnya harus rela duduk di bangku cadangan setelah Victor Valdes muncul ke permukaan. Selama kariernya di Barcelona, ia tampil dalam 74 pertandingan sebelum akhirnya pindah ke Murcia.
#CumpleCanalla Roberto #Bonano. Seguridad y reflejos. Campen Conmebol '95. El "Tito". pic.twitter.com/4JitsHVHa8
--- Rosario Central (@CARCoficial) January 24, 2016
Advertisement
Pada bulan Januari tahun 2003, Juan Pablo Sorin resmi menjadi bagian dari Barcelona. Ia bergabung dengan klub asal Spanyol tersebut dengan status pinjaman dari Cruzeiro.
Perjalanan karier Sorin di Barcelona terbilang singkat. Selama berada di klub tersebut, ia mencatatkan 15 penampilan dan berhasil mencetak satu gol.
Setelah setengah musim, Sorin memutuskan untuk meninggalkan Camp Nou. Mantan pemain Lazio ini kemudian bergabung dengan klub Prancis, Paris Saint Germain.
Advertisement
Gabriel Milito direkrut oleh Barcelona dari Real Zaragoza pada tahun 2007. Klub asal Catalonia itu mengeluarkan biaya sebesar 20 juta euro untuk mendapatkan bek asal Argentina tersebut. Sayangnya, Milito sering mengalami cedera saat memperkuat Barcelona, sehingga ia hanya mampu tampil dalam 76 pertandingan di semua kompetisi. Pada tahun 2011, Milito memutuskan untuk meninggalkan Barcelona dan kembali ke tanah airnya, di mana ia bergabung dengan klub Independiente.
Advertisement
Barcelona melakukan perekrutan Javier Saviola pada tahun 2001 dengan mengeluarkan dana sebesar 35,9 juta euro untuk mendapatkan striker asal Argentina tersebut dari River Plate. Meskipun demikian, Saviola tidak berhasil menjadi pilihan utama di tim Blaugrana dan sempat dipinjamkan ke AS Monaco serta Sevilla untuk mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain secara reguler.
Setelah kontraknya berakhir pada tahun 2007, Saviola memutuskan untuk bergabung dengan Real Madrid. Ia kemudian berpindah klub beberapa kali sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun dari dunia sepak bola pada tanggal 1 Januari 2016.
Advertisement
Juan Roman Riquelme resmi bergabung dengan Barcelona pada tahun 2002 setelah direkrut dari Boca Juniors. Sayangnya, kariernya di Camp Nou tidak berjalan sesuai harapan, karena performanya menurun drastis setelah kedatangannya.
Riquelme tidak dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya karena tidak dimainkan di posisi yang sesuai. Louis Van Gaal, yang menjabat sebagai pelatih saat itu, menempatkan Riquelme sebagai pemain sayap kiri. Dalam 42 pertandingan, Riquelme berhasil mencetak enam gol dan memberikan sembilan assist. Pada musim berikutnya, ia dilepas ke Villarreal, di mana ia kembali menemukan performa terbaiknya.
Sumber: Berbagai sumber Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, Published 10/3/2021)