Bagaimana Masa Depan Ramadhan Sananta di Persis Solo?

Penyerang Persis Solo, Ramadhan Sananta, menyatakan harapannya terkait masa depan bersama Laskar Sambernyawa

Radifa Arsa
Oleh Radifa Arsa - Reporter
Bagaimana Masa Depan Ramadhan Sananta di Persis Solo?
Striker Persis Solo, Ramadhan Sananta, saat melakukan selebrasi seusai membantu mencetak gol kemenangan atas Borneo FC dalam duel di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (19/10/2024). (Bola.com/Radif (Striker Persis Solo, Ramadhan Sananta, saat melakukan selebrasi seusai membantu mencetak gol kemenangan atas Borneo FC dalam duel di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (19/10/2024). (Bola.com/Radif)

Penyerang Persis Solo, Ramadhan Sananta, berbicara mengenai masa depannya bersama tim yang dikenal sebagai Laskar Sambernyawa setelah menyelesaikan laga terakhir di kandang dengan penuh emosi. Penampilan Sananta dalam pertandingan kandang terakhir Persis Solo di BRI Liga 1 2024/2025 terlihat saat mereka bermain imbang melawan Dewa United di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu (19/5/2025).

Setelah pertandingan berakhir, Sananta tampak sangat emosional. Saat berkeliling Stadion Manahan untuk menyapa para penggemar, striker Timnas Indonesia ini tidak dapat menahan air matanya, terutama saat berada di tribune selatan. Sananta berharap agar dukungan yang luar biasa dari penggemar saat merayakan laga kandang terakhir musim 2024/2025, yang juga menandai keberhasilan tim terhindar dari degradasi, dapat terus berlanjut di musim depan. "Tentu saya merasa sangat senang bisa kembali bermain di hadapan suporter sebanyak itu. Antusias suporter juga luar biasa. Saya berharap, musim depan mereka masih tetap antusias mendukung Persis Solo," ujarnya.

Berbicara tentang peluang untuk bertahan

Suasana Haru Warnai Perpisahan Persis dan Ramadhan Sananta: Berpamitan dengan Air Mata
Selebrasi pemain Persis Solo, Ramadhan Sananta setelah mencetak gol pertama timnya ke gawang PSM Makassar pada laga matchday kedua Grup A Piala Presiden 2024 di Stadion Si Jalak Harupat, S Selebrasi pemain Persis Solo, Ramadhan Sananta setelah mencetak gol pertama timnya ke gawang PSM Makassar pada laga matchday kedua Grup A Piala Presiden 2024 di Stadion Si Jalak Harupat, S

Kontrak Ramadhan Sananta dengan Persis Solo kini berada di penghujung masa. Sejak bergabung dengan Laskar Sambernyawa pada bulan Juni 2023, ia terikat perjanjian kerja selama dua tahun. Dengan demikian, kontrak tersebut akan berakhir pada tanggal 31 Mei 2025. Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai perpanjangan kontrak, termasuk mengenai kemungkinan Sananta untuk meninggalkan tim. Ia pun enggan memberikan banyak komentar mengenai peluangnya untuk tetap bersama Laskar Sambernyawa.

Sananta hanya menyatakan bahwa hal tersebut dapat didiskusikan lebih lanjut dengan pihak manajemen. "Nanti kita bicarakan," ujarnya sambil tersenyum. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ia masih membuka kemungkinan untuk melanjutkan kariernya di klub tersebut, meskipun situasi saat ini masih belum jelas. Dengan demikian, semua pihak menantikan keputusan yang akan diambil terkait masa depan pemain ini di Persis Solo.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa akan pergi

Suasana Haru Warnai Perpisahan Persis dan Ramadhan Sananta: Berpamitan dengan Air Mata
Selebrasi pemain Persis Solo, Ramadhan Sananta setelah mencetak gol pertama timnya ke gawang PSM Makassar pada laga matchday kedua Grup A Piala Presiden 2024 di Stadion Si Jalak Harupat, S Selebrasi pemain Persis Solo, Ramadhan Sananta setelah mencetak gol pertama timnya ke gawang PSM Makassar pada laga matchday kedua Grup A Piala Presiden 2024 di Stadion Si Jalak Harupat, S

Selain potret emosional yang penuh dengan air mata, Ramadhan Sananta juga sempat memberikan sinyal yang dianggap sebagai tanda perpisahan, tepat sehari sebelum pertandingan antara Persis Solo dan Dewa United. Pada saat itu, pencetak lima gol dari 12 caps bersama Timnas Indonesia tersebut mengunggah sebuah foto di akun Instagram-nya. Ia menambahkan keterangan yang berbunyi 'Last Dance in Manahan'. Banyak orang yang menduga bahwa itu adalah kode untuk berpamitan dengan Persis. Namun, ketika ditanya mengenai arti dari kalimat tersebut, Sananta tidak memberikan penjelasan yang mendetail. "Soal arti 'Last Dance in Manahan', ini kan terakhir bermain di Manahan," ujarnya sambil mengakhiri pembicaraan.

Ramadhan Sananta menunjukkan performa yang mengesankan

Sepanjang musim ini, Ramadhan Sananta mengalami kesulitan dalam memberikan performa terbaiknya bersama Persis Solo. Dia hanya berhasil mencetak lima gol dan memberikan dua assist dari total 29 pertandingan. Jika dibandingkan dengan musim pertamanya bersama Laskar Sambernyawa, jumlah ini terlihat menurun. Pada musim pertamanya, pemain asal Daik, Lingga ini berhasil menyumbangkan delapan gol dan satu assist dalam 23 pertandingan.

Rekomendasi