Setelah meraih gelar juara Premier League 2024/25, Liverpool akan melakoni pertandingan perdana mereka melawan Chelsea di Stamford Bridge. Dalam rangka memberikan penghormatan, Chelsea yang dilatih oleh Enzo Maresca berencana untuk melakukan guard of honour bagi para pemain Liverpool sebelum pertandingan dimulai.
Tradisi guard of honour ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada tim yang telah berhasil mengamankan gelar juara liga. Chelsea memilih untuk melaksanakan tradisi ini sebagai ungkapan rasa hormat terhadap pencapaian luar biasa Liverpool, yang baru saja dinyatakan sebagai juara Premier League.
Enzo Maresca menekankan bahwa memberikan penghormatan ini merupakan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan, dan ia berharap Chelsea juga segera meraih gelar juara. Rencana penghormatan ini akan berlangsung pada pertandingan yang dijadwalkan pada hari Minggu (4/5/2025) malam WIB.
"Saya rasa ini sudah menjadi tradisi, sesuatu yang harus dilakukan, dan kami akan melakukannya," ungkap Maresca.
"Pertama-tama, mereka telah memenangkan liga, jadi mereka pantas mendapatkannya, dan semoga kami bisa berada di sana sebagai juara segera."
Advertisement
Apa yang dimaksud dengan Guard of Honour?
Guard of honour merupakan sebuah upacara yang tidak resmi yang dilaksanakan ketika tim yang telah memastikan gelar juara bertanding di pertandingan selanjutnya. Dalam momen ini, para pemain dari tim juara akan melintas di antara dua barisan pemain lawan yang berdiri dan memberikan tepuk tangan sebagai tanda penghormatan.
Tradisi ini dapat dilakukan baik saat tim juara bertanding di kandang maupun saat bermain tandang. Meskipun tidak ada ketentuan yang mewajibkan tim untuk melaksanakan guard of honour, tindakan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada tim yang telah mencapai kesuksesan.
Seperti yang telah diungkapkan, "Ini merupakan tradisi sukarela yang telah diterima dalam dunia sepak bola profesional."
Dengan demikian, guard of honour menjadi simbol penghargaan yang menunjukkan rasa hormat kepada pencapaian tim yang telah berjuang keras untuk meraih gelar juara.
Advertisement
Guard of Honour di Premier League memiliki sejarah yang menarik
Tradisi guard of honour dimulai pada tahun 2003 ketika Everton memberikan penghormatan kepada Manchester United setelah tim tersebut memastikan diri sebagai juara Premier League. Sejak saat itu, banyak klub yang mengadopsi tradisi ini sebagai bentuk penghargaan kepada tim yang berhasil meraih gelar juara.
Salah satu contoh yang menonjol adalah Leicester City, yang menerima penghormatan ganda dari Everton dan Chelsea setelah meraih gelar Premier League pada tahun 2016. Selain itu, Liverpool juga mencatatkan rekor penghormatan terbanyak dengan tujuh kali, termasuk dari Chelsea sebagai lawan mereka, pada musim 2019/20 yang terpengaruh oleh pandemi.
Advertisement
Apakah pelaksanaan Guard of Honour itu wajib?
Meskipun tidak ada aturan yang mengharuskan tim untuk memberikan guard of honour, penghormatan ini tetap merupakan bagian dari tradisi sepak bola yang dihargai oleh banyak klub. Hal ini bukan sekadar sebuah kebiasaan, tetapi juga melambangkan rasa hormat terhadap prestasi yang telah diraih oleh tim lawan.
Pada prinsipnya, setiap tim memiliki hak untuk menentukan apakah mereka ingin memberikan guard of honour atau tidak. Namun, penghormatan ini sering kali dilakukan sebagai bentuk pengakuan atas pencapaian luar biasa tim yang baru saja meraih juara dalam sebuah kompetisi.
Advertisement
Contoh penghormatan di Premier League
Sejak tahun 2003, Premier League telah menyaksikan banyak pertandingan yang melibatkan guard of honour. Beberapa tim yang pernah mendapatkan penghormatan ini termasuk Manchester United pada tahun 2003, Chelsea pada tahun 2005, dan Leicester City pada tahun 2016. Pada musim 2019/2020, Liverpool menerima penghormatan dari tujuh tim setelah mereka berhasil meraih gelar juara lebih awal akibat pandemi COVID-19. Penghormatan ini menjadi salah satu yang paling sering diberikan dalam sejarah Premier League.
- 2003 - Everton untuk Man Utd
- 2005 - Man Utd untuk gelar Premier League pertama Chelsea
- 2007 - Chelsea untuk Man Utd
- 2011 - Blackpool untuk Man Utd
- 2013 - Arsenal untuk Man Utd
- 2015 - Liverpool untuk Chelsea
- 2016 - Everton dan Chelsea untuk Leicester
- 2017 - Watford dan Sunderland untuk Chelsea
- 2018 - Swansea, West Ham, Huddersfield, dan Brighton untuk Man City
- 2020 - Man City, Aston Villa, Brighton, Burnley, Arsenal, Chelsea, dan Newcastle untuk Liverpool
- 2021 - Newcastle dan Everton untuk Man City
- 2023 - Chelsea untuk Man City
Advertisement
Penghormatan kepada pemain dan pelatih
Selain diberikan kepada tim, penghormatan guard of honour juga diperuntukkan bagi individu tertentu. Beberapa pelatih ternama, seperti Sir Alex Ferguson dan Jurgen Klopp, telah menerima penghormatan ini setelah menyelesaikan karir manajerial mereka di klub yang mereka latih. Penghormatan ini menjadi simbol rasa hormat dan pengakuan atas kontribusi yang telah mereka berikan selama bertahun-tahun.
Tidak hanya pelatih, pemain pun mendapatkan penghormatan serupa. Contohnya, Chelsea dan Sunderland memberikan penghormatan kepada kapten mereka, John Terry, pada tahun 2017 ketika ia memutuskan untuk pensiun dari Chelsea. Terry menerima dua penghormatan: yang pertama saat pertandingan dimulai, dan yang kedua ketika ia digantikan pada menit ke-26. Penghormatan ini mencerminkan rasa hormat yang mendalam dari klub dan penggemar terhadap perjalanan karirnya yang gemilang. Sumber: Premier League