Diomansy Kamara, yang merupakan agen dari Nicolas Jackson, memberikan reaksi yang tajam setelah Chelsea membatalkan rencana transfer kliennya ke Bayern Munchen.
Bayern Munchen telah menawarkan hingga 69,2 juta paun untuk mendapatkan Nicolas Jackson, dengan kesepakatan tersebut mencakup biaya pinjaman sebesar 13 juta dan tambahan 56,2 juta jika transfer menjadi permanen di musim panas mendatang.
Pemain berusia 24 tahun ini semakin terpinggirkan dari posisi starter di Chelsea setelah kedatangan Liam Delap dan Joao Pedro pada musim panas. Ia terlihat tiba di Bandara Munich pada hari Sabtu untuk menjalani pemeriksaan medis.
Sebelumnya, kesepakatan antara kedua klub sudah tercapai pada hari Jumat (29/08/2025), namun sebelum kedatangan Jackson, Delap mengalami cedera otot paha saat berlaga di Premier League melawan Fulham pada hari yang sama.
“Cedera Liam tidak terlihat baik,” ungkap Manajer Chelsea, Enzo Maresca. Ia menambahkan bahwa striker tersebut diperkirakan akan absen selama enam hingga delapan minggu ke depan. Keadaan ini tentu menjadi tantangan bagi Chelsea dalam menghadapi pertandingan mendatang, terutama dengan kurangnya opsi di lini depan.
Advertisement
Nicolas Jackson Diminta untuk Kembali ke London
Setelah pernyataan dari Enzo Maresca, Chelsea menginformasikan kepada Bayern Munchen bahwa mereka tidak akan melanjutkan rencana peminjaman.
Meskipun demikian, Jackson diminta untuk kembali ke London, sementara agennya, Diomansy Kamara, telah mengeluarkan pernyataan menarik di media sosial.
Kamara, yang memiliki pengalaman bermain di Portsmouth, Fulham, dan West Brom selama 17 tahun kariernya, mengunggah kembali sebuah cerita di Instagram mengenai kondisi kliennya. Dalam unggahannya, Kamara memberikan komentar: "Pesawat tidak bisa balik lagi."
Advertisement
Direksi Bayern Munchen Berikan Tanggapan
Sebuah laporan yang diterbitkan oleh The Telegraph mengungkapkan bahwa Jackson merasa sangat marah setelah Chelsea membatalkan kesepakatan yang telah disepakati.
Dalam hal ini, Direktur Bayern Munchen, Max Eberl, memberikan informasi terbaru mengenai situasi yang sedang berlangsung.
"Chelsea telah memberitahu kami bahwa mereka ingin pemain itu kembali, setelah kami mencapai kesepakatan kemarin dan diizinkan untuk melakukan pemeriksaan medis," ungkap Max Eberl.
Ia juga menambahkan, "Sekarang situasinya adalah pemain itu berada di Munich dan kami harus mengembalikannya. Itulah keadaan saat ini, saya tidak bisa memprediksi masa depan."
Dengan demikian, situasi ini menunjukkan ketidakpastian yang sedang dihadapi oleh semua pihak yang terlibat.