Nasib Pahit Bahrain Tersingkir di Kualifikasi Piala Dunia 2026 & Finish sebagai Juru Kunci: Pelatih Pasrah

Timnas sepak bola Bahrain menempati posisi terakhir di Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah mengalami kekalahan 0-1 dari China.

Vincentius Atmaja
Oleh Vincentius Atmaja - Reporter
Nasib Pahit Bahrain Tersingkir di Kualifikasi Piala Dunia 2026 & Finish sebagai Juru Kunci: Pelatih Pasrah
Pelatih Timnas Bahrain, Dragan Talajic, dalam sesi jumpa pers Bahrain kontra Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada Senin (24/3/2025) malam WIB. (Bol (Pelatih Timnas Bahrain, Dragan Talajic, dalam sesi jumpa pers Bahrain kontra Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada Senin (24/3/2025) malam WIB. (Bol)

Timnas Bahrain mengakhiri perjalanan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026 sebagai tim juru kunci di Grup C. Hal ini disebabkan oleh kekalahan 0-1 yang mereka alami saat bertandang ke markas China pada pertandingan terakhir, yang berlangsung pada Selasa (10/6/2025) malam. Gol tunggal yang membuat Bahrain kalah dicetak oleh Wang Yudong melalui penalti di menit-menit akhir pertandingan.

Dengan hasil ini, Bahrain terpaksa menerima posisi terakhir di klasemen dengan total 6 poin dari 10 pertandingan yang telah dilakoni. Dalam ronde ketiga Kualifikasi, Mohammed Marhoon dan rekan-rekan hanya mampu meraih 1 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 6 kekalahan. Mereka kini tertinggal tiga poin dari China, yang sebelumnya menempati posisi terbawah.

Pada pertandingan melawan China, sebenarnya Timnas Bahrain menunjukkan performa yang tidak buruk. Mereka berhasil menguasai permainan dengan penguasaan bola mencapai 61 persen, sementara China hanya 39 persen. Namun, tim tuan rumah lebih efektif dalam menyerang, terbukti dengan 13 tembakan yang mereka lepaskan, di mana 5 di antaranya berhasil mengarah ke gawang Bahrain. Meskipun demikian, ketidakmampuan Bahrain untuk memanfaatkan peluang yang ada membuat mereka harus menelan pil pahit di akhir kualifikasi ini.

Pelatih Timnas Bahrain, Dragan Talajic, telah menerima kenyataan bahwa timnya tidak berhasil melanjutkan langkah ke Piala Dunia 2026. Kekalahan 0-1 dari China di pertandingan terakhir semakin memperburuk keadaan Bahrain, yang kini berada di posisi juru kunci Grup C pada babak ketiga Kualifikasi zona Asia.

“Kami mencoba bermain sepak bola dengan baik. Kami lebih mengendalikan permainan, tetapi pada akhirnya, sama seperti yang terjadi di Bahrain,” tuturnya dikutip dari Gulf Digital News, Kamis (12/6/2025).

“Pada menit-menit terakhir, kami membuat beberapa kesalahan. Selamat sekali lagi untuk China,” lanjutnya. Dengan demikian, Dragan Talajic menunjukkan sikap profesional meskipun hasil yang didapat tidak sesuai harapan. Dia berharap timnya bisa belajar dari pengalaman ini untuk menghadapi kompetisi di masa depan.

Bagi Timnas Bahrain, kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 merupakan kelanjutan dari pengalaman buruk pada edisi-edisi sebelumnya. Bahrain sebelumnya memiliki catatan yang cukup baik dalam Kualifikasi Piala Dunia, di mana mereka hampir mencapai tujuan tersebut pada tahun 2006 dan 2010. Tim yang dikenal dengan julukan Dilmun Warriors ini berhasil mencapai final play-off pada kedua edisi tersebut.

Pada final tahun 2006, mereka harus mengakui keunggulan Trinidad dan Tobago dengan skor agregat 1-2. Selanjutnya, pada tahun 2010, Bahrain kembali gagal, kali ini kalah dari Selandia Baru dengan skor agregat 0-1 dalam pertandingan play-off. Selain itu, Bahrain juga tersisih di putaran ketiga kualifikasi zona Asia untuk Piala Dunia 2014, dan kemudian tereliminasi di putaran kedua untuk edisi 2018. Pada Kualifikasi Piala Dunia 2022, Bahrain pun tidak mampu melanjutkan ke tahap berikutnya setelah gagal di tahap kedua kualifikasi Asia.

Sumber: Gulf Digital News

Rekomendasi