FIFA Ubah Aturan Klasemen Piala Dunia Antarklub 2025: Bukan Lagi Pakai Selisih Gol!

FIFA menerapkan aturan yang berbeda dibandingkan Piala Dunia antarnegara untuk menetapkan peringkat tim dengan poin sama di Piala Dunia Antarklub 2025.

Richard Andreas Luturmas
FIFA Ubah Aturan Klasemen Piala Dunia Antarklub 2025: Bukan Lagi Pakai Selisih Gol!
Kedua tim berbaris di lapangan jelang pertandingan Grup D Piala Dunia Antarklub antara Flamengo dan Esperance de Tunis di Philadelphia, Senin, 16 Juni 2025. (AP Photo/Derik Hamilton) (© 2025 Liputan6.com)

Babak akhir fase grup Piala Dunia Antarklub 2025 akan segera tiba. Pertandingan penutup putaran kedua akan mempertemukan Manchester City dan Al Ain pada hari Minggu, 22 Juni. Setelah laga ini, putaran ketiga yang juga merupakan putaran terakhir akan berlangsung hingga tanggal 26 Juni. Dari total delapan grup yang ada, hanya dua tim teratas dari setiap grup yang berhak melanjutkan ke babak 16 besar.

Menariknya, jika terdapat dua atau lebih tim yang memiliki poin yang sama, FIFA telah menetapkan tiebreaker yang berbeda dari yang biasa diterapkan dalam Piala Dunia antarnegara. Perubahan ini dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap tim mana yang akan melangkah ke fase gugur, terutama di grup-grup yang sangat kompetitif dan penuh dengan kejutan.

Berbeda dengan Piala Dunia antarnegara yang menggunakan selisih gol sebagai penentu utama ketika poin kedua tim sama, Piala Dunia Antarklub kali ini lebih mengutamakan rekor head-to-head. Dalam situasi di mana hanya dua tim yang memiliki poin setara, tim yang menang dalam pertemuan langsung akan mendapatkan peringkat lebih tinggi. Jika hasil pertandingan head-to-head berakhir imbang, barulah aturan beralih ke metrik yang lebih umum seperti selisih gol total dan jumlah gol yang dicetak.

Namun, jika terdapat lebih dari dua tim yang memiliki poin yang sama, maka akan dibuat klasemen mini berdasarkan hasil pertandingan di antara tim-tim tersebut. Apabila masih ada kesamaan, tiebreaker akan dilanjutkan dengan melihat selisih gol dari pertandingan antar tim, diikuti dengan jumlah gol yang dicetak dalam pertandingan tersebut. Jika semua metrik tersebut tidak dapat memisahkan tim, maka rekor disiplin akan menjadi penentu akhir.

FIFA menerapkan sistem penilaian untuk rekor disiplin tim berdasarkan skor perilaku. Setiap jenis kartu yang diterima memiliki nilai negatif:

  1. Kartu kuning = -1 poin
  2. Dua kartu kuning yang berujung pada kartu merah = -3 poin
  3. Kartu merah langsung = -4 poin

Menariknya, kartu yang diterima oleh staf pelatih juga turut dihitung dalam total skor rekor disiplin tim. Apabila skor disiplin tidak dapat memisahkan tim, maka opsi terakhir adalah melakukan pengundian acak (drawing lots).

Jadwal untuk pertandingan terakhir di fase grup dijadwalkan berlangsung antara tanggal 23 hingga 26 Juni. Dua pertandingan penutup, yaitu Red Bull Salzburg melawan Real Madrid dan Al Hilal berhadapan dengan Pachuca, akan diadakan secara bersamaan pada malam hari Kamis waktu setempat, atau Jumat pagi WIB. Setelah fase grup berakhir, fase knockout akan dimulai pada:

  1. Babak 16 besar: 28 Juni hingga 2 Juli
  2. Perempat final: 5 dan 6 Juli
  3. Semifinal: 9 dan 10 Juli
  4. Final: 14 Juli
Rekomendasi