Begini Rapor Pemain AC Milan saat Geprek Inter Milan 3-0, Jovic dan Reijnders Bersinar

AC Milan menunjukkan performa yang mengesankan saat bertanding melawan Inter Milan di leg kedua semifinal Coppa Italia pada Kamis dini hari (24/4/2025).

Aga Deta
Oleh Aga Deta - Reporter
Begini Rapor Pemain AC Milan saat Geprek Inter Milan 3-0, Jovic dan Reijnders Bersinar
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026 ((c) Serie A)

AC Milan menunjukkan performa yang sangat mengesankan ketika bertemu Inter Milan dalam leg kedua semifinal Coppa Italia pada Kamis (24/4/2025) dini hari WIB. Mereka berhasil meraih kemenangan telak 3-0 di stadion San Siro, yang membuat Rossoneri melangkah ke final dengan rasa percaya diri yang tinggi. Di partai final, mereka akan menghadapi pemenang dari laga Bologna melawan Empoli.

Luka Jovic menjadi bintang di pertandingan ini dengan mencetak dua gol, sementara satu gol tambahan dicetak oleh Tijjani Reijnders. Penampilan tim kali ini bisa dibilang merupakan salah satu yang terbaik di bawah asuhan Sergio Conceicao sepanjang musim ini. Mereka menunjukkan permainan yang sangat efektif, efisien, serta klinis dalam menyerang ke gawang lawan.

Berikut adalah penilaian pemain AC Milan dalam pertandingan tersebut menurut Milan Sempre. Beberapa pemain tampil luar biasa, sedangkan yang lainnya juga menunjukkan performa yang cukup baik untuk membantu tim tetap mendominasi permainan. Dengan strategi yang tepat dan koordinasi yang baik, AC Milan berhasil mengendalikan jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang. Kemenangan ini tentunya memberikan dorongan moral yang besar bagi tim menjelang laga final yang akan datang.

Mike Maignan (7)

Walaupun tidak banyak mendapatkan tantangan, Maignan tetap menunjukkan kesiapan saat dibutuhkan. Penyelamatan penting yang dilakukannya di babak kedua menjadi salah satu momen krusial dalam pertandingan ini.

Fikayo Tomori (7)

Tomori kembali memperlihatkan performa yang solid di lini pertahanan. Ia berhasil melakukan beberapa intersepsi penting dan berkontribusi dalam proses build-up gol ketiga tim.

Matteo Gabbia (7)

Sayangnya, Gabbia harus meninggalkan lapangan lebih awal akibat cedera. Meskipun demikian, selama ia bermain, ia menunjukkan ketahanan dan disiplin yang baik di sektor belakang.

Strahinja Pavlovic (6,5)

Pavlovic terlihat kurang rapi dalam mengontrol bola, tetapi penampilannya membaik di babak kedua. Ia berhasil memenangkan beberapa tekel dan duel yang penting untuk tim.

Alex Jimenez (7,5)

Dia adalah salah satu pemain yang paling mencolok di lapangan. Jimenez berhasil memberikan assist yang brilian untuk gol pertama dan selalu menjadi ancaman bagi Inter dari sisi kanan.

Youssouf Fofana (6)

Fofana tampil efektif dalam transisi permainan, meskipun ia kurang menunjukkan agresivitas saat bertahan. Terdapat beberapa momen di mana ia lalai dalam menutup ruang yang seharusnya dijaga.

Tijjani Reijnders (7,5)

Reijnders berhasil mencetak gol kedua dengan penyelesaian yang sangat tajam. Ia menunjukkan mobilitas dan kreativitas yang tinggi dalam membangun serangan tim.

Theo Hernandez (7)

Hernandez menjadi ancaman serius saat menyerang dan berkontribusi pada ketiga gol Milan. Namun, ia sedikit kurang kuat dalam aspek bertahan, yang mungkin menjadi perhatian.

Christian Pulisic (6)

Performa Pulisic di babak pertama kurang memuaskan, namun ia mulai menunjukkan peningkatan di babak kedua. Meskipun demikian, kontribusinya dalam mencetak gol masih minim.

Luka Jovic (8,5)

Luka Jovic tampil sangat mengesankan. Ia berhasil mencetak gol pertama melalui sundulan dan menambah gol kedua berkat instingnya yang tajam. Selain itu, Jovic juga aktif dalam membantu rekan-rekannya untuk menciptakan peluang.

Rafael Leao (6)

Di babak pertama, Leao tidak menunjukkan performa yang optimal. Namun, setelah jeda, ia mulai memperbaiki penampilannya dan memberikan assist, meski secara keseluruhan masih belum mencapai potensi terbaiknya.

Malick Thiaw (-)

Masuk menggantikan Gabbia di awal pertandingan, namun tidak mendapatkan banyak kesempatan untuk menunjukkan performa yang dapat dinilai secara objektif. Meskipun demikian, kehadirannya di lapangan tetap memberikan dukungan bagi tim.

Tammy Abraham (6)

Abraham berperan dalam terciptanya gol ketiga. Mobilitas dan kerjasamanya di menit-menit akhir cukup berkontribusi untuk menutup laga dengan baik, menunjukkan bahwa ia masih memiliki pengaruh dalam permainan meskipun tidak mencetak gol.

Ruben Loftus-Cheek (-)

Loftus-Cheek menunjukkan sekilas potensi yang dimilikinya, tetapi waktu bermain yang terbatas membuatnya sulit untuk dinilai secara adil. Ia perlu lebih banyak kesempatan untuk membuktikan kemampuannya di lapangan.

Joao Felix (-)

Felix tampak minim kontribusi dalam pertandingan ini karena jarang menyentuh bola. Hal ini membuatnya sulit untuk berperan aktif dalam permainan dan memberikan dampak yang diharapkan.

Davide Bartesaghi (-)

Bartesaghi tidak memiliki cukup waktu untuk memberikan pengaruh yang signifikan pada pertandingan. Dengan durasi bermain yang singkat, sulit untuk menilai kemampuannya secara keseluruhan.

Rekomendasi