Viral Green Day Ubah Lirik Lagu Saat Manggung di Coachella 2025, Gaungkan Pilunya Kondisi Palestina

Ini bukan pernyataan politik pertama yang disampaikan Green Day di panggung Coachella.

Ratnaning Asih
Oleh Ratnaning Asih - Reporter
Viral Green Day Ubah Lirik Lagu Saat Manggung di Coachella 2025, Gaungkan Pilunya Kondisi Palestina
Green Day tampil di Coachella 2025. (Amy Harris/Invision/AP) (© 2025 Liputan6.com)

Penampilan Green Day dalam acara Coachella 2025 menjadi viral dan menarik perhatian masyarakat global. Hal ini disebabkan oleh aksi vokalisnya, Billie Joe Armstrong, yang menyampaikan pesan politik melalui lagu-lagunya di festival musik yang bergengsi tersebut.

Menurut laporan dari Deadline pada Senin (14/4/2025), momen ini terjadi ketika Green Day tampil sebagai bintang utama pada hari Sabtu, 12 April 2025. Saat membawakan lagu "Jesus of Suburbia" yang dirilis pada tahun 2004, Billie Joe mengubah sebagian lirik untuk menyampaikan pesan tentang situasi di Palestina. "Runnin' away from pain, like the kids from Palestine / Tales from another broken home," demikian cuplikan lirik yang dinyanyikan oleh Billie Joe Armstrong. Versi asli dari lirik tersebut adalah, "Runnin' away from pain when you've been victimized."

Pernyataan politik yang disampaikan grup ini tidak hanya terbatas pada momen tersebut di Coachella. Mereka juga secara terbuka mengekspresikan ketidaksetujuan terhadap Presiden AS Donald Trump saat membawakan lagu "American Idiot." "I'm not part of the MAGA agenda," ungkap mereka, merujuk pada slogan "Make America Great Again" yang terkenal dari Donald Trump. Sebagai informasi, lirik aslinya berbunyi, "I'm not a part of the redneck agenda."

Bulan lalu, Wakil Presiden AS juga terlibat dalam kontroversi

Bulan lalu, ketika mengadakan tur konser di Australia, Green Day turut menyampaikan sindiran dengan memodifikasi lirik lagu "Jesus of Suburbia". Dalam penampilan tersebut, mereka menyanyikan, "Am I reta**ed or am I JD Vance," yang secara langsung menyebut nama Wakil Presiden AS, JD Vance. Tindakan ini diambil setelah Donald Trump dan JD Vance mengkritik Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Oval Office.

Melalui perubahan lirik tersebut, Green Day berusaha menyuarakan pendapat mereka terkait situasi politik yang sedang berlangsung. Mereka tidak segan untuk mengekspresikan ketidakpuasan terhadap tindakan para pemimpin dunia, khususnya yang berkaitan dengan Ukraina. Dengan cara ini, band asal Amerika Serikat ini menunjukkan bahwa mereka tetap peduli terhadap isu-isu global dan berani mengambil sikap.

Penampilan Green Day di Coachella Sangat Mengesankan

Menurut laporan dari Pitchfork, Green Day tampil dengan membawakan 18 lagu dalam penampilan mereka di Coachella. Selama pertunjukan, mereka juga menyisipkan beberapa lagu rock dari band lain, menambah variasi dalam penampilan mereka.

Salah satu momen menarik adalah ketika mereka membawakan lagu "Blitzkrieg Bop" dari Ramones, yang diiringi dengan penampilan badut kelinci pink sebagai sambutan untuk kedatangan band. Selain itu, "Wake Me Up When September Ends" diawali dengan beberapa bar dari lagu "Free Fallin'" yang dipopulerkan oleh Tom Petty, menciptakan suasana yang lebih hidup.

Dalam penampilan tersebut, Green Day juga mengundang seorang penggemar untuk naik ke atas panggung dan bergabung bersama mereka dalam lagu "Know Your Enemy." Penampilan mereka ditutup dengan lagu yang sangat terkenal, "Good Riddance (Time of Your Life)," meninggalkan kesan mendalam bagi para penonton yang hadir.

Coachella Akan Diadakan pada Tahun 2025

Setelah menyelesaikan pekan pertamanya, festival Coachella 2025 akan terus berlanjut pada tanggal 18 hingga 20 April mendatang. Di antara penampil utama, terdapat Green Day, Lady Gaga, Post Malone, dan Travis Scott. Selain itu, beberapa artis lainnya yang juga akan tampil adalah Missy Elliott, Charli XCX, the Original Misfits, Megan Thee Stallion, Zedd, Tyla, Benson Boone, Jimmy Eat World, Enhypen, Lisa, Jennie, dan masih banyak lagi.

Festival ini menjanjikan pengalaman musik yang luar biasa dengan berbagai genre yang akan memukau para pengunjung. Dengan lineup yang beragam, para penggemar musik dapat menikmati penampilan dari artis-artis terkenal dan talenta baru yang menjanjikan. Seperti yang telah disebutkan, "Lady Gaga, Post Malone, dan Travis Scott" akan menjadi sorotan utama, sementara artis lain juga tidak kalah menarik. Acara ini diharapkan dapat menarik perhatian banyak orang dan menciptakan kenangan tak terlupakan bagi semua yang hadir.

Rekomendasi