Meskipun jarang membaca komentar dari warganet, Sarwendah mengakui bahwa saat itu ia tidak sengaja menemukan hujatan terhadap dirinya dan Onyo, yang langsung membuatnya mengambil langkah dengan melayangkan somasi.
Sarwendah kemudian menjelaskan bahwa setiap keluarga memiliki tradisi atau sumber kebahagiaan yang unik. Dalam keluarganya, kebetulan, mereka cenderung menyukai physical touch, termasuk juga Onyo.
Sarwendah juga menambahkan bahwa di daerah asal Onyo, adat istiadatnya serupa. Di sana, bertemu dengan tetangga biasanya diiringi dengan saling berpelukan, sehingga wajar jika dalam keluarga Onsu, Onyo juga mengikuti kebiasaan tersebut.
Advertisement
Sarwendah menceritakan bahwa meskipun Onyo sudah beranjak dewasa, kadang-kadang sifatnya masih seperti anak kecil. Terutama dengan adik perempuannya, Thalia, yang terpaut usia 10 tahun dengannya, mereka seringkali bertengkar dan bermain iseng bersama, sehingga membuat Sarwendah merasa seolah memiliki tiga anak di rumahnya: Onyo, Thalia, dan Thania.
Sarwendah bilang dulu juga ada hujatan buat dirinya dan Onyo. Hal itu bikin hubungan ibu dan anak ini jadi awkward.
Onyo bahkan takut buat gandeng tangan dan duduk dekat Sarwendah setelah mendapat gunjingan dari warganet.
Advertisement
Onyo bahkan sempat mempertimbangkan untuk meninggalkan Jakarta dan kembali ke tempat asalnya jika terus menerima kritik pedas tentang kedekatannya dengan Sarwendah.