Ibunda almarhum Gusti Irawan Wibowo, yang akrab disapa Gustiwiw, Sri Yulianti mengenang sosok putranya dengan penuh haru. Ia menggambarkan almarhum sebagai pribadi yang selalu ceria dan mampu menciptakan suasana yang hangat.
"Enggak pernah bikin sedih dan selalu bikin ketawa. Selalu bikin bahagia. Sisinya itu selalu bahagia dan bahagia," ungkap Sri Yulianti saat berada di TPU Jati Sari, Bekasi, Jawa Barat, pada hari Minggu (15/6).
Sri Yulianti merasa bersyukur karena dikaruniai anak-anak yang baik hati, termasuk adik perempuan Gustiwiw, yang menurutnya tidak pernah merepotkan sebagai orang tua.
"Gusti itu punya adik. Saya enggak pernah dibikin pusing sama mereka berdua. Anak-anak yang benar-benar baik, nurut, serius. Saya enggak pernah stres sama anak saya," ungkap Yuli.
Advertisement
Cari Uang Sendiri Sejak Kuliah
Sri menyampaikan Gusti telah mengikuti les musik sejak masa SMA. Selama berkuliah, almarhum bahkan sudah mampu mencari penghasilan sendiri.
"Dari SMA dia ikut les, Gusti mulai cari uang saat kuliah. Masyaallah, baik banget," imbuhnya.
Advertisement
Ikhlas Meski Kepergian Sang Anak Menyanyat Hati
Walaupun terasa sangat sulit, Sri berusaha untuk tetap tegar dan menerima kenyataan Gusti telah pergi selamanya. Ia meyakini Tuhan mengetahui apa yang terbaik bagi Gusti.
"Karena memang ini sudah takdir. Tapi sebagai ibu, wajar, saya merasa kehilangan. Ini semua yang terbaik buat Gusti. Gusti sudah diambil dan semoga dilapangkan kuburnya," ungkapnya.
Sri mengingat semua kenangan indah bersama Gusti, yang membuatnya merasa semakin berat untuk melepas. Namun, ia berusaha meyakinkan dirinya setiap yang terjadi adalah bagian dari rencana Tuhan.
"Saya percaya, Gusti sekarang berada di tempat yang lebih baik. Meski rasa sakit ini menyayat hati, saya harus belajar untuk merelakannya," tambahnya.
Advertisement
Minta Maaf Atas Nama Gusti
Dalam kesempatan tersebut, Sri menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan yang mungkin telah dilakukan Gustiwiw, baik yang disengaja maupun yang tidak. Ia juga meminta doa agar almarhum mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Tolong Maafkan Gusti kalau dalam sifatnya, candaannya, mungkin tanpa dia sadari ada yang melukai teman-teman semua. Tolong banget doakan Gusti biar supaya lapang kuburnya, diampuni dosa-dosanya, husnul khatimah," ucap Sri Yulianti.
Sri juga mengingatkan semua orang untuk saling memaafkan dan mendoakan, terutama bagi mereka yang telah pergi. Menurutnya, doa merupakan salah satu cara untuk membantu almarhum dalam perjalanan selanjutnya.
"Mari kita doakan agar arwahnya mendapat ketenangan dan kebahagiaan di alam sana," tambahnya.