Menengok Perjalanan Karier Tatjana Saphira: Pernah Lolos Casting Tapi Batal Syuting, Kini Jadi Aktris dengan Banyak Film Laris

Intip yuk perjalanan karier Tatjana Saphira, Pernah Lolos Casting Tapi Batal Syuting

Ana Safarotin Magfiroh
Oleh Ana Safarotin Magfiroh - Reporter
Menengok Perjalanan Karier Tatjana Saphira: Pernah Lolos Casting Tapi Batal Syuting, Kini Jadi Aktris dengan Banyak Film Laris
Menengok Perjalanan Karier Tatjana Saphira: Pernah Lolos Casting Tapi Batal Syuting, Kini Jadi Aktris dengan Banyak Film Laris (Merdeka.com)

Tatjana Saphira terlahir di Jakarta, Indonesia pada 21 Mei 1997. Ayahnya merupakan keturunan Jerman sementara ibunya berasal dari Indonesia. Setelah menyelesaikan pendidikan formalnya di Jakarta, Tatjana memulai karirnya di industri hiburan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada tahun 2010, Tatjana Saphira memulai kariernya di dunia hiburan sebagai model video klip. Namun, ia menghadapi berbagai penolakan yang membuat awal kariernya tidak berjalan lancar.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menjadi hal yang sering dirasakannya dulu, tak lolos casting. Dilaporkan oleh Detik.com, ia bahkan pernah berhasil lolos casting tetapi syuting pada hari yang ditentukan tidak terjadi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada tahun 2013, ia membuat debut di layar lebar melalui film CRAZY LOVE dan juga berperan dalam film GET M4RRIED.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dalam industri perfilman Indonesia, peran-perannya dalam film RUNAWAY, I AM HOPE, hingga STIP & PENSIL telah membantu perkembangan kariernya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Beberapa film Tatjana bahkan menjadi sukses di pasaran, seperti NEGERI VAN ORANJE, AYAT-AYAT CINTA 2, dan GHOST WRITER.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Berbagai penghargaan diterima olehnya berkat penampilannya dalam film SWEET 20, yang merupakan adaptasi dari film Korea MISS GRANNY, menjadi salah satu pencapaian terbesarnya dalam kariernya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pencapaian yang sangat prestisius dalam industri film Indonesia adalah salah satunya menjadi nominasi sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 2017.

Rekomendasi