Usai pembacaan somasi terbuka, Sarwendah dan kuasa hukumnya membuka sesi tanya jawab dengan harapan dapat memberikan klarifikasi lebih lanjut. Pada awalnya, pertanyaan yang diajukan kebanyakan berkaitan dengan upaya Sarwendah dalam menanggapi fitnah yang tersebar.
Advertisement
Sarwendah menjelaskan bahwa tindakan tegas yang diambil adalah karena kekhawatiran akan kesejahteraan mental anak-anaknya yang sudah mampu membaca, dan ia tidak ingin mereka terganggu dengan berita-berita negatif yang tersebar.
Advertisement
Ketika arah pertanyaan mulai membahas kabar keretakan rumah tangganya dengan Ruben Onsu yang memunculkan framing negatif, Sarwendah terlihat enggan untuk memberikan jawaban.
Advertisement
Mendadak, Sarwendah meminta izin untuk meninggalkan sesi tanya jawab dengan alasan harus segera menjemput anaknya di sekolah.
"Maaf ya kawan-kawan bisa lanjut ini (dengan pengacara) soalnya anak aku udah telepon minta dijemput," kata Wendah di kawasan Kedoya, Jakarta Barat.
Advertisement
Tanpa banyak berkata, Sarwendah berdiri dan meninggalkan ruang jumpa pers, menyita perhatian awak media yang langsung memfokuskan sorotan pada dirinya.
Advertisement
Meskipun dikejar-kejar untuk dimintai komentar lebih lanjut, Sarwendah tetap memilih untuk tidak memberikan jawaban apapun, sambil melangkah menuju mobilnya.
Advertisement
Chris Sam Siwu, selaku kuasa hukum Sarwendah, menegaskan bahwa dirinya tidak merasa berhak untuk mengomentari pertanyaan dari awak media, dan meminta agar pertanyaan tersebut langsung diajukan kepada Ruben Onsu.
Advertisement
Chris Sam Siwu menegaskan bahwa selama menjadi kuasa hukum Sarwendah, ia tidak pernah mendengar kliennya mengucapkan kata-kata buruk tentang Ruben Onsu, yang menunjukkan bahwa hubungan mereka sebagai suami istri masih baik-baik saja.