Clara Shinta mengungkapkan fakta mengenai kondisi keuangan rumah tangganya di balik isu perselingkuhan yang tengah mengganggu. Ia merasa kecewa karena pengkhianatan tersebut terjadi di saat ekonomi rumah tangga bersama Alexander Assad sedang tidak baik.
Dalam penjelasannya, Clara Shinta menyatakan bahwa suaminya tidak memberikan nafkah selama sebulan terakhir. Meskipun begitu, ia tetap menerima keadaan tersebut dengan lapang dada, asalkan keutuhan keluarganya terjaga.
"Suami saya sedang mengalami kesulitan ekonomi yang di mana pada satu bulan terakhir, satu bulan terakhir itu dia tidak memberikan nafkah," ungkap Clara Shinta saat ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada hari Selasa (14/4).
Lebih menyedihkan bagi Clara Shinta, di tengah kesulitan finansial, suaminya diduga terlibat dalam tindakan asusila. Ia merasa bahwa Alexander Assad tidak menghargai kesabarannya sebagai istri yang selalu mendampingi di saat sulit.
"Kenapa di saat kesulitan ekonomi saya tidak meminta apa-apa sebagai istri, saya menerima suami saya dalam keadaan apa pun, kenapa ada tindakan asusila itu. Pada saat susah kenapa berbuat seperti itu," keluhnya.
Clara Shinta menegaskan bahwa masalah uang atau materi bukanlah hal utama dalam pernikahan mereka. Ia lebih mengutamakan kehadiran dan kejujuran dari pasangannya dibandingkan dengan jumlah uang yang diberikan setiap bulan.
"Keuangan tuh enggak pernah menjadi masalah untuk saya, yang penting keluarga saya utuh. Saya butuh dia saat itu, ya pada saat sebelum terjadi gitu. Sebelumnya beliau bertanggung jawab meskipun memang dalam keadaan beliau juga tidak full misal support," jelas Clara Shinta.
Advertisement
Meluapkan Emosinya
Kekecewaan yang dialami oleh Clara Shinta membuatnya meluapkan emosinya dengan kata-kata tajam ketika membahas kasus ini di hadapan publik beberapa waktu lalu. Ia merasa sangat terluka dengan perlakuan suaminya.
"Saya meminta maaf atas beredarnya hal-hal yang impulsif yang saya utarakan kepada publik. Yang saya sesali kenapa saya sampai bicara sedemikian pedasnya, sedemikian tidak layaknya saya berbicara kepada beliau," ungkap Clara Shinta.
Advertisement
Reputasi yang baik
Sunan Kalijaga yang bertindak sebagai pengacara menyatakan bahwa kasus ini telah mulai berdampak pada pekerjaan Clara Shinta sebagai seorang figur publik. Banyak kolaborasi yang terpaksa ditunda atau bahkan dibatalkan akibat keributan yang ditimbulkan.
"Lalu juga pekerjaan, klien kami jujur punya nama baik di apa namanya social media dan di dalam pekerjaannya sehingga dengan adanya peristiwa seperti ini tentu juga berdampak. Tadi ada yang mau mungkin kerja sama jadi membatalkan gitu ya," ucap Sunan Kalijaga.
Menurut Sunan Kalijaga, situasi ini mengguncang reputasi Clara Shinta di dunia kerja. Akibat dari isu yang beredar, sejumlah proyek yang seharusnya dijalani oleh Clara terpaksa ditunda atau dibatalkan.
"Lalu juga pekerjaan, klien kami jujur punya nama baik di apa namanya social media dan di dalam pekerjaannya sehingga dengan adanya peristiwa seperti ini tentu juga berdampak. Tadi ada yang mau mungkin kerja sama jadi membatalkan gitu ya," ucap Sunan Kalijaga.