Ulama Quraish Shihab memaknai hujan yang mengguyur saat pemakaman Ibrahim Sjarief Assegaf, suami dari Najwa Shihab, sebagai pertanda rahmat dari Allah SWT. Beliau meyakini bahwa hujan yang turun saat prosesi pemakaman berlangsung adalah indikasi bahwa almarhum merupakan sosok yang dicintai oleh Sang Pencipta. Quraish Shihab juga menyinggung kondisi Najwa Shihab setelah sang suami meninggal dunia.
Menurut Quraish Shihab, interpretasi ini didasarkan pada pemahamannya terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang menyebutkan bahwa langit tidak akan menangis, atau tidak akan menurunkan hujan, bagi orang-orang yang durhaka. Dengan demikian, kehadiran hujan saat pemakaman Ibrahim Sjarief Assegaf dapat diartikan sebagai simbol ridho dan kasih sayang Allah SWT kepada almarhum. Hal ini sekaligus menjadi penenang bagi keluarga yang ditinggalkan, termasuk Najwa Shihab.
Lebih lanjut, Quraish Shihab menyoroti banyaknya pelayat yang hadir dalam upacara pemakaman Ibrahim Sjarief Assegaf sebagai bukti nyata kebaikan almarhum semasa hidupnya. Kehadiran para pelayat, menurutnya, adalah manifestasi dari cinta dan penghormatan yang diberikan kepada almarhum, serta menjadi saksi atas amal baik yang telah diperbuat selama hidupnya.
Advertisement
Makna Hujan sebagai Rahmat Ilahi
Quraish Shihab menjelaskan lebih detail mengenai makna hujan dalam konteks spiritual. Hujan seringkali dianggap sebagai simbol kesuburan, keberkahan, dan rahmat dari Allah SWT. Dalam banyak tradisi dan kepercayaan, hujan dipandang sebagai pembawa kehidupan dan penyegar setelah masa kekeringan.
Dalam konteks pemakaman Ibrahim Sjarief Assegaf, Quraish Shihab melihat hujan yang turun sebagai pertanda bahwa almarhum telah mendapatkan tempat yang istimewa di sisi Allah SWT. Hujan tersebut menjadi saksi bisu atas kebaikan dan amal saleh yang telah dilakukan oleh almarhum selama hidupnya, serta menjadi penghibur bagi keluarga yang ditinggalkan.
Quraish Shihab juga menambahkan bahwa kehadiran hujan saat pemakaman dapat menjadi pengingat bagi semua yang hadir tentang pentingnya mempersiapkan diri menghadapi kematian dengan berbuat baik dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Kematian adalah sesuatu yang pasti akan datang, dan hanya amal baik yang akan menemani kita di alam kubur.
Advertisement
Kondisi Najwa Shihab Pasca Kepergian Suami
Meskipun tidak secara eksplisit menyebutkan kondisi Najwa Shihab secara detail, Quraish Shihab memberikan isyarat bahwa putrinya tersebut tengah menghadapi masa-masa sulit pasca kepergian sang suami tercinta. Sebagai seorang ayah, Quraish Shihab tentu memberikan dukungan moral dan spiritual kepada Najwa Shihab agar tetap kuat dan tabah dalam menghadapi cobaan ini.
Quraish Shihab juga menekankan pentingnya doa dan dukungan dari keluarga, sahabat, dan masyarakat sekitar bagi Najwa Shihab agar dapat melewati masa-masa duka ini dengan baik. Dukungan moral dan spiritual dapat memberikan kekuatan dan ketenangan bagi Najwa Shihab dalam menghadapi kehilangan yang mendalam.
Kehilangan orang yang dicintai memang merupakan pengalaman yang sangat menyakitkan. Namun, Quraish Shihab mengingatkan bahwa setiap cobaan yang diberikan oleh Allah SWT pasti mengandung hikmah di baliknya. Dengan bersabar dan bertawakal kepada Allah SWT, kita akan mampu melewati setiap ujian dengan baik.