Bikin Bangga, Lukisan 'Kebakaran Hutan' Karya Raden Saleh Muncul di MV Terbaru Jin BTS

Lagu ini menjadi single pembuka dari mini album kedua Jin yang bertajuk ECHO, yang resmi diluncurkan pada hari yang sama.

Rahmi Safitri
Oleh Rahmi Safitri - Reporter
Bikin Bangga, Lukisan 'Kebakaran Hutan' Karya Raden Saleh Muncul di MV Terbaru Jin BTS
Potret 'Kebakaran Hutan' Raden Saleh Muncul di MV Jin BTS, Menguak Makna dan Perjalanan Lukisan Sang Maestro (HYBE LABEL)

Baru-baru ini Jin BTS merilis teaser video klip atau movie video dari single terbarunya Don't Say You Love Me. Dalam treaser berdurasi 38 detik yang dirilis pada 16 Mei 2025, langsung membuat heboh komunitas Army.

Lagu ini menjadi single pembuka dari mini album kedua Jin yang bertajuk ECHO, yang resmi diluncurkan pada hari yang sama. Tak hanya itu, para penggemar seni di Indonesia pun turut ikut senang karena dalam MV memunculkan potret lukisan karta Raden Saleh.

Lukisan itu berjudul Kebakaran Hutan, yang dalam bahasa Belanda dikenal sebagai Boschbrand. Karya ini diciptakan pada tahun 1849 menggunakan teknik cat minyak di atas kanvas. Sehingga menampilkan keahlian luar biasa sang maestro dalam menggambarkan suasana alam yang dramatis.

Berbeda dari kebanyakan video musik K-Pop yang syuting di Korea, sebagian adegan klip ini diambil di berbagai lokasi ikonik Singapura, bekerja sama dengan Singapore Tourism Board, termasuk National Gallery Singapore.

Di tengah narasi kisah cinta dan reuni penuh emosi antara Jin dan pemeran wanita, terselip sebuah momen dramatis: keduanya terdiam, saling menatap di depan sebuah lukisan besar yang menggambarkan harimau, kerbau, elang, dan kobaran api mengamuk di hamparan hutan.

Karya ini tidak hanya menunjukkan kepiawaian Raden Saleh dalam teknik melukis, tetapi juga mencerminkan kepeduliannya terhadap kondisi lingkungan. Dengan detail yang tajam dan warna yang kaya, lukisan ini mengajak penikmatnya untuk merenungkan dampak kebakaran hutan terhadap ekosistem dan keindahan alam yang harus dilestarikan.

Potret 'Kebakaran Hutan' Raden Saleh Muncul di MV Jin BTS, Menguak Makna dan Perjalanan Lukisan Sang Maestro
Lukisan itu adalah Kebakaran Hutan (dalam bahasa Belanda disebut Boschbrand), karya maestro pelukis Indonesia, Raden Saleh, yang dibuat pada 1849 dengan teknik cat minyak di atas kanvas. HYBE LABEL

Hadiah untuk Raja William III

Potret 'Kebakaran Hutan' Raden Saleh Muncul di MV Jin BTS, Menguak Makna dan Perjalanan Lukisan Sang Maestro
Awalnya dilukis sebagai hadiah bagi Raja William III dari Belanda pada 1850, karya monumental ini memiliki dimensi sekitar 300 × 396 cm dan sempat tersembunyi dalam depot di Rijswijk sebelum, pada 2014, diakuisisi oleh Galeri Nasional Singapura dari koleksi Kerajaan Belanda. HYBE LABEL

Karya monumental ini awalnya diciptakan sebagai hadiah untuk Raja William III dari Belanda pada tahun 1850. Dengan ukuran sekitar 300 × 396 cm, lukisan ini pernah tersimpan di depot Rijswijk sebelum akhirnya diakuisisi oleh Galeri Nasional Singapura dari koleksi Kerajaan Belanda pada tahun 2014.

Drama Kebakaran Hutan

Potret 'Kebakaran Hutan' Raden Saleh Muncul di MV Jin BTS, Menguak Makna dan Perjalanan Lukisan Sang Maestro
Secara tematis, Kebakaran Hutan menampilkan dramatisme romantisisme binatang–binatang di hutan Pulau Jawa seperti harimau, kerbau, bahkan burung elang yang panik melarikan diri dari si jago api yang merembet tanpa ampun. HYBE LABEL

Secara tematis, kebakaran hutan menggambarkan dramatisme yang penuh dengan romantisisme kehidupan hewan-hewan di hutan Pulau Jawa. Dalam peristiwa tersebut, berbagai binatang seperti harimau, kerbau, dan burung elang terlihat panik saat melarikan diri dari kobaran api yang terus merambat tanpa ampun.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana bencana alam dapat mengganggu ekosistem dan memaksa makhluk hidup untuk berjuang demi keselamatan mereka. Ketika api berkobar, hewan-hewan yang biasanya tenang dan damai harus menghadapi situasi yang sangat mengancam, menciptakan momen-momen dramatis yang mengharukan.

Lukisan Seakan-akan Nyata

Potret 'Kebakaran Hutan' Raden Saleh Muncul di MV Jin BTS, Menguak Makna dan Perjalanan Lukisan Sang Maestro
Menurut Asisten Direktur Komunikasi Galeri Nasional Singapura, lukisan ini memberikan pengalaman 'seakan benar-benar nyata' dan membawa penikmatnya masuk ke dunia liar yang penuh ketegangan. HYBE LABEL

Asisten Direktur Komunikasi Galeri Nasional Singapura mengungkapkan lukisan ini menciptakan pengalaman yang 'seakan benar-benar nyata'. Pengalaman tersebut mampu membawa penikmatnya terjun ke dalam dunia liar yang sarat dengan ketegangan.

Gambarkan Siklus Kehidupan

Potret 'Kebakaran Hutan' Raden Saleh Muncul di MV Jin BTS, Menguak Makna dan Perjalanan Lukisan Sang Maestro
Selain itu, sinar api dan bayangan gelap di kanvas melambangkan siklus kehidupan dan kematian, memperlihatkan bagaimana makhluk hidup bereaksi saat menghadapi bencana alam yang mematikan. HYBE LABEL

Di dalam karya seni tersebut, sinar api dan bayangan gelap pada kanvas menggambarkan siklus kehidupan dan kematian. Ini menunjukkan bagaimana berbagai makhluk hidup merespons bencana alam yang mengancam nyawa mereka.

Netizen Indonesia Ikut Bangga

Potret 'Kebakaran Hutan' Raden Saleh Muncul di MV Jin BTS, Menguak Makna dan Perjalanan Lukisan Sang Maestro
Tak sedikit netizen Indonesia yang bangga melihat warisan seni nusantara menembus panggung K-Pop. Namun ada pula yang sempat keliru mengira lukisan tersebut sama dengan replika yang dibawa dalam film Mencuri Raden Saleh (2022). Padahal, karya yang menjadi fokus bisnis pencurian di layar lebar itu adalah The Arrest of Pangeran Diponegoro, bukan Kebakaran Hutan. HYBE LABEL

Sejumlah netizen di Indonesia merasa bangga saat melihat warisan seni nusantara tampil di panggung K-Pop. Namun, ada juga yang salah paham dan mengira bahwa lukisan tersebut adalah replika dari yang ditampilkan dalam film Mencuri Raden Saleh (2022). Sebenarnya, karya seni yang menjadi pusat perhatian dalam film tersebut adalah The Arrest of Pangeran Diponegoro, bukan Kebakaran Hutan.

Karya Masterpiece Raden Saleh

Potret 'Kebakaran Hutan' Raden Saleh Muncul di MV Jin BTS, Menguak Makna dan Perjalanan Lukisan Sang Maestro
Selain Kebakaran Hutan dan The Arrest of Pangeran Diponegoro, Raden Saleh meninggalkan warisan masterpiece lain yang mendunia, antara lain The Arrest of Pangeran Diponegoro (1857), Deer Hunt atau Berburu Rusa di Jawa (1840), serta View of Erupting Mount Merapi (sekitar 1846). HYBE LABEL

Selain karya terkenal seperti Kebakaran Hutan dan The Arrest of Pangeran Diponegoro, Raden Saleh juga menciptakan berbagai masterpiece lain yang diakui secara internasional. Beberapa di antaranya The Arrest of Pangeran Diponegoro yang dibuat pada tahun 1857, Deer Hunt atau Berburu Rusa di Jawa yang dilukis pada tahun 1840, serta View of Erupting Mount Merapi yang diperkirakan diciptakan sekitar tahun 1846.

Pelukis Modern di Masanya

Potret 'Kebakaran Hutan' Raden Saleh Muncul di MV Jin BTS, Menguak Makna dan Perjalanan Lukisan Sang Maestro
Lukisan-lukisan tersebut tak hanya menunjukkan kemahiran teknik Romantisisme Eropa, tetapi juga kecintaan Raden Saleh pada alam dan budaya Nusantara, menjadikannya pelukis modern pertama Indonesia. HYBE LABEL

Lukisan-lukisan yang dihasilkan Raden Saleh tidak hanya mencerminkan keahlian teknik Romantisisme yang berkembang di Eropa, tetapi juga mencerminkan rasa cintanya yang mendalam terhadap alam dan budaya Nusantara. Dengan demikian, Raden Saleh dapat dianggap sebagai pelukis modern pertama yang berasal dari Indonesia.

Melibatkan Musisi Asal Indonesia

Potret 'Kebakaran Hutan' Raden Saleh Muncul di MV Jin BTS, Menguak Makna dan Perjalanan Lukisan Sang Maestro
Keterkaitan Indonesia dengan era baru Jin BTS tak berhenti di situ. Salah satu track di mini album 'Echo' berjudul 'Background' melibatkan penulis lagu Indonesia, Francis Karel, yang menulis lirik bersama tim sejak 2021. Francis, sebelumnya dikenal lewat karya 'Sweet Misery' bersama SHINee, menunjukkan bahwa talenta musik Tanah Air semakin diperhitungkan di kancah global. HYBE LABEL

Keterlibatan Indonesia dalam era baru Jin BTS tidak hanya sebatas itu. Salah satu lagu dari mini album 'Echo' yang berjudul 'Background' melibatkan Francis Karel, seorang penulis lagu asal Indonesia, yang telah berkolaborasi dalam penulisan lirik bersama tim sejak tahun 2021.

Sebelumnya, Francis dikenal melalui karyanya yang berjudul 'Sweet Misery' yang dinyanyikan oleh SHINee. Hal ini menunjukkan bahwa bakat musik dari Indonesia semakin mendapat pengakuan di tingkat internasional.

Jangan Lupa Nonton!

Potret 'Kebakaran Hutan' Raden Saleh Muncul di MV Jin BTS, Menguak Makna dan Perjalanan Lukisan Sang Maestro
Siapa yang sudah nonton MV 'Don't Say You Love Me'? Kalau bukan sekarang kapan lagi? HYBE LABEL

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menikmati lagu yang mungkin akan menjadi favorit Anda. Siapa tahu, setelah menontonnya, Anda akan terinspirasi untuk berbagi pendapat tentang lagu tersebut.

Rekomendasi