Sebagai pemain sinetron, Teuku Wisnu harus bersaing dengan banyak artis lain. Akhir-akhir ini banyak artis blasteran alias indo yang menguasai layar kaca. Namun, kehadiran mereka tidak membuat Wisnu takut kehilangan rejeki.
"Artis indo oke-oke saja, bagi saya gak ada gimana-gimananya, saya juga banyak temen-temen indo," kata Teuku Wisnu saat diwawancarai di lokasi shooting Dia Ayu di Persari, Ciganjur, Jakarta Selatan, Rabu (12/09). Mahasiswa FISIP Jurusan Hubungan Internasional Universitas Moestopo Jakarta ini tidak merasa tersaingi kehadiran artis-artis baru.
Kata dia, wajah saja, tidak bisa menjadi jaminan kelangsungan karir di dunia sinetron. "Yang penting kalau di sinetron ya mempertajam akting kita aja, mendalami peran, tunjukin skill akting kita, selain itu ya kita harus disiplin waktu aja," jelas pria berdarah Aceh ini.
Bagi Wisnu kemampuan dalam berakting di depan kamera dan kedisiplinan adalah faktor utama seorang artis dalam profesionalitas kerja.
Kekasih Shireen Sungkar ini mengatakan, sutradara suatu film tidak memberi patokan tentang artis yang terlibat dalam pembuatan sinetron haruslah artis indo.
"Prinsip saya sih ya, rejeki ada yang ngaturlah. Satu hal mungkin nggak ada patokan juga sutradara atau PH harus pakai artis Indo, tergantung jalan ceritanya aja. (kpl/amr/uji/dar)