Luna Maya memastikan bahwa kejadian tersebut bukanlah settingan dan benar-benar terjadi. Kemarahannya bermula dari permintaan pembuatan kampanye kepada timnya.
Advertisement
Klarifikasi Luna Maya
"Jadi aku mau sedikit klarifikasi ya, jadi emang aku minta sama tim marketing untuk bikin satu campaign tentang salah satu produk. Campaign tersebut sudah disubmit tapi menurut aku kurang bagus lah," ujar Luna Maya via akun TikTok @racunpublicfigure.
Advertisement
Pernyataan Luna Maya
"Kejadian (submit campaign) tersebut terjadi sebelum rapat di video viral itu. Aku kasih kesempatan untuk revisi lagi. Dan ternyata pas dipresentasikan, sangat jauh dari ekspektasi," ujarnya.
Advertisement
Luna Maya Mengaku Kesal
Luna tidak membantah bahwa dia marah dalam video tersebut. Kejadian itu terjadi semata-mata karena kekesalannya terhadap tim yang tidak memenuhi ekspektasinya terhadap hasil pekerjaan.
Advertisement
Pernyataan Luna Maya
"Di video yang kalian lihat, campaign nya menurut aku sangat tidak relate dengan produknya, aku yang lumayan agak kesal sih. Karena tidak memenuhi apa yang aku harapkan," lanjutnya lagi.
Advertisement
Menyayang Aksi Si Perekam
Luna Maya kemudian menyatakan rasa sayangnya terkait aksi oknum yang merekam dan mengunggah video tersebut. Menurutnya, oknum tersebut adalah rekan dari karyawan yang sedang dimarahi Luna di dalam ruangan.
Advertisement
Telah Menyelesaikan Masalahnya
Meski begitu, Luna mengaku telah menyelesaikan masalah tersebut. Ia sudah memanggil pelaku dengan cara yang baik dan menjelaskan bahwa tindakan tersebut tidak etis.
Advertisement
Ungkapan Luna Maya
"Secara etis menyayangkan, itu (merekam tanpa izin) sangat tidak boleh ditiru. Itu bisa mengakibatkan asumsi yang berbeda. Sudah kita panggil orangnya. Kita jelaskan bahwa hal itu tidak baik, dan kini sudah selesai secara kekeluargaan," pungkasnya.